Pasca dinyatakan Zona Merah, masyarakat antusias ikuti vaksinasi


Dinas Kesehatan Kota Pontianak terus membuka sentra vakasinasi covid-19 pasca dikeluarkannya program satu juta vaksinasi Covid-19 per hari kepada masyarakat. Apalagi merujuk kepada data satuan tugas (Satgas) provinsi Kalimantan Barat, saat ini seluruh wilayah Kabupaten berstatus zona orange. Khusus kota Pontianak dinyatakan zona merah. Penyataan itu disampaikan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji melalui akun media sosialnya (28/6/2021). Sutarmidji menyerukan untuk tetap patuhi protokol kesehatan dan megurangi kegiatan dliuar rumah, jika pun terpaksa wajib menggunakan masker dan terapkan 5M "Percepat vaksin, lakukan tracing dan testing. Jika anda positif, minta obat di puskesmas dan gratis. Jika ada gejala tidak enak di badan, segera ke puskesmas dan minta swab,” tulisnya. 
Dibukanya sentra vaksinasi covid 19 di beberapa wilayah Kota Pontianak, sebenarnya sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu. Sentra vaksinasi massal stasis ada dibeberapa tempat yaitu, Gedung olahraga pangsuma, pondok kakap dan Yayasan bhakti suci. Pada hari ini (29/62021) program vaksinasi massal yang berlangsung di Gedung Olahraga Pangsuma Pontianak mencapai 600 lebih pendaftar sebagai calon penerima vaksin.   Dayang Yuliani, SKM.M.Ph, sebagai penanggung jawab program vaksinasi ini mengatakan, sejak dibukanya program vaksinasi massal ini, dirinya melihat ada peningkatan keikutsertaan warga Pontianak dalam mengikuti vaksinasi. Dan pihaknya melibatkan relawan dan tenaga medis dari dinas kesehatan dalam pelayanan ini. Dikatakan, khusus tenaga vaksinator adalah dari tenaga medis puskesmas yang dijadwalkan dari puskesmas-puskesmas yang ada di kota Pontianak. 
“Untuk melayani vaksinasi ini, kita melibatkan sebagian besar relawan ya, dan kita sudah menjadwalkan dari tenaga puskesmas dan dinas kesehatan untuk mengisi tenaga pelayaan vaksinasi ini. Kami melihat, ada peningkatan dari keikutsertaan warga kota Pontianak. Dan ini baik, supaya program vaksinasi dapat menyasar minimal 70% warga kota Pontianak,” katanya.
Ditemui salah satu asosiasi yang mengakomodir anggotanya dalam percepatan mendapatkan vaksin,  H. Rosliyanto Arullah SE sebagai Wakil Sekretaris ALFI/ILFA Kalbar mengungkapkan, hingga saat ini sudah mencapai gelombang ketiga untuk mengikuti program ini. Tercatat sebanyak 600 dari anggotanya sudah mendapatkan vaksin dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak.
“Jadi hari ini kita menghadirkan 200 anggota. Alhamudillah animo dari pengurus dan anggota cukup tinggi. Karena kita anggap ini penting. Disamping untuk mendukung program pemerintah, kita juga dalam bekerja yang langsung bersentuhan dengan khalayak ramai tentunya besar sekali resiko terpapar. Jadi kalau semua anggota sudah divaksin, tentunya pendistribusian barang dan pangan di Kalimantan Barat tidak terhambat, serta roda perekonomian dapat berjalan lancar,” tuturnya.
Dinas Kesehatan Kota Pontianak juga menghimbau kepada seluruh warga kota Pontianak yang usianya diatas 18 tahun untuk segera melakukan vaksinasi. Mayarakat kota Pontianak dapat mendapatkan vaksin di 23 puskesmas yang ada di kota Pontianak.


Penulis : Darius Tarigan



0 comments :

Copyright © 2013 TVRI Kalimantan Barat .