Cegah Meningkatnya Omicron, PMI Yang Tiba di Indonesia, Wajib Jalani Karantina 7 Hari


Setelah diberitakan sebelumnya varian baru omicron telah ditemukan 1 kasus di Kalimantan Barat, saat ini Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tiba dari Malaysia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) diperiksa ketat sebagai langkah antisipasi peningkatan kasus varian baru covid-19 tersebut.

Berdasarkan pantauan di PLBN Entikong Kabupaten Sanggau, pihak satgas perketat penerapan protokol kesehatan sebelum dilakukan swab PCR.


PLBN Entikong merupakan salah satu pintu perbatasan darat dengan Malaysia yang tinggi aktivitas Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) selama pandemi covid-19. Sehingga pihak satgas penanggulangan covid-19 melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Entikong mengintensifkan pemeriksaan sample dan mewajibkan menjalani isolasi bagi PMI yang hasil swab PCRnya positif.



Sampai saat ini ada 110 orang pmi yang menjalani karantina, 20 orang diantaranya menjalani isolasi di mes KKP Entikong selama 14 hari, karena hasil PCRnya positif. Sehingga sample yang diambil akan dikirim ke Jakarta dan Pontianak untuk memastikan terinfeksi varian omicron atau tidak. 20 orang PMI yang positif covid-19 tersebut merupakan total dari minggu kedua awal tahun 2022. Jika PMI yang menjalani isolasi hasil PCRnya negatif diijinkan pulang, namun apabila hasil PCR masih positif, maka isolasi akan dilanjutkan kembali.


“Untuk isolasi ini sendiri kita tunggu hasilnya benar-benar negatif. Jadi beberapa pelintas dan PMI ini bisa kita isolasi selama dua minggu lebih. Dan untuk saat ini kita masih mendapatkan beberapa PMI yang masih dilakukan pemeriksaan PCR disini dan hasilnya positif, selanjutnya kita melakukan penelitian jenis variannya nanti”, kata Gilda Ditya Asmara selaku dokter umum KKP Entikong, Rabu (26/1/2022).


Ditambahkannya, setiap PMI yang tiba dari Malaysia menjalani swab angtigen dan PCR untuk memastikan kondisi sehat dan tidak terpapar covid-19. Selain itu PMI yang hasil swab negatif juga akana diwajibkan karantina selama 7 hari di terminal barang Internasional.


Penulis : Darius Tarigan

(Media Baru TVRI Kalbar)










0 comments :

Copyright © 2013 TVRI Kalimantan Barat .