KBDTS Gelar Musyawah Perdana Dihadiri Seluruh Ketua Adat Dayak Taman


Untuk memantapkan program kerjanya, Keluarga Besar Dayak Taman Sekadau (KBDTS) dalam waktu dekat akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) di Nanga Taman. Sesuai rencana Mubes perdana tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 29 Januari 2022 mendatang. Pelaksanaan Mubes diselenggarakan di gedung SDN 12 Rirang Jati kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau. 


Mubes perdana tersebut mengangkat tema "Melalui Musyawarah Besar Masyarakat Hukum Adat Dayak Taman Sekadau, Kita Lahirkan Pemimpin Yang Inovatif Dan Berbudaya" dan mengundang seluruh Ketua Adat Dayak Taman di 57 kampung yang tersebar di delapan (8) desa dan dua Kecamatan, yakni Kecamatan Rawak dan Kecamatan Nanga Taman.

Salah satu agenda penting pada Musyawarah Besar perdana nanti adalah memilih Ketua Umum KBDTS dan pengurus lainnya. Selanjutnya untuk pelantikan akan ditentukan dalam rapat berikutnya.

Untuk diketahui dari musyawarah ke 6 yang dilaksanakan tanggal 15 Januari 2022 lalu yang dilaksanakan di kantor desa Rirang Jati telah memutuskan lima calon kandidat yang akan diusung menjadi calon ketua.

Kelima calon tersebut adalah :

1. Suhardia
2. Gunawan
3. Bakran
4. Iwan
5. Kornelius Nene


Para calon berasal dari berbagai daerah yang mencakup dalam sub suku Dayak Taman Kabupaten Sekadau.

Ketua panitia Mubes, Tito Donatus menyampaikan semoga nanti ditemukan figur ketua yang terbaik, yang mampu memajukan Dayak Taman Sekadau terutama di dalam melestarikan adat dan budaya Dayak Taman. 

"Saya berharap siapa pun yang nanti terpilih menjadi ketua, saya harap bisa memajukan dan melestarikan adat budaya khususnya adat budaya Dayak Taman Sekadau," kata Tito, Rabu (19/1/2022).

Sementara itu Sabinus Suparjo, Wakil Sekretaris DAD Kecamatan Sekadau Hilir mengucapkan selamat atas terpilihnya bakal calon Ketua Umum Dayak Taman. Melalui KBDTS ia menilai dapat mendukung Pemerintah Daerah dalam membangun Kabupaten Sekadau yang maju dan berbudaya.

"Siapapun yang terpilih jadi ketua dayak Taman nantiknya bisa melestarikan adat dan budaya suku Dayak Taman", pungkasnya.


Penulis : Darius Tarigan












0 comments :

Copyright © 2013 TVRI Kalimantan Barat .