Polres Kubu Raya Gelar Sosialisasi Penyakit Kanker, Hypertensi dan Tumor Bersama Yayasan Sosialisai Kanker Indonesia Tahun 2022


Polres Kubu Raya bersama Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) melaksanakan kegiatan sosialisasi penyakit kanker dan tumor kepada Bhayangkari dan personil Polres Kubu Raya di aula Mapolres Kubu Raya, Rabu (3/8/2022).


Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memberikan pemahaman, pendidikan serta sosialisasi kepada Bhayangkari dan personil Polres Kubu Raya dan Polsek jajaran melalui zoom meeting untuk meminimalisir mencegahan penyakit kanker dan tumor.


Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold H.Y. Kimontoy, S.I.K., M.Si,. PJU Polres Kubu Raya, Ketua Cabang Bhayangkari Polres Kubu Raya Ny. Riselly Jerrold, Penyuluh Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) Asri Yurandi A.md.FT, Dr. Rosnawati Wahab CPNS Polres Kubu Raya, 36 Personil Polres Kubu Raya, 15 orang Bhayangkari Polres Kubu Raya dan Serta Polsek Jajaran secara virtual.


Dalam sambutannya Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold H.Y. Kimontoy, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan tersebut tentunya sangat bermanfaat untuk seluruh keluarga besar Polres Kubu Raya dan tentunya pola hidup sehat menjadi obat dari segala penyakit dan selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar selalu diberikan kesehatan dan dijauhi segala penyakit.


"Pola hidup sehat saya rasa itu penting dilakukan dan tidak lupa melakukan olahraga tentunya. Kepada para peserta yang hadir pada pagi ini agar dapat memahami tentang penyakit Kanker, hypertensi dan tumor sehingga dapat mendeteksi lebih dini terkait penyakit tersebut pada diri kita sendiri", kata Kapolres.


"Mari kita belajar dari orang-orang yang sudah kena penyakit ini supaya bisa terhindar dari penyakit kanker ini. Terimaksih kepada Tim Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia yang sudah hadir di Polres Kubu Raya, semoga giat ini dapat berjalan dengan lancar serta bermanfaat bagi kita semua", tambahnya.


Selanjutnya tim dari Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia menyampaikan bahwa kehadiran mereka ke Polres Kubu Raya untuk memberikan sosialisasi tentang kanker, Hypertensi, Tumor, baik itu bahayanya kanker prostat serta kanker payudara serta cara pencegahannya.


“Kanker payudara merupakan suatu jenis tumor ganas yang berkembang pada sel-sel payudara. Kanker ini dapat tumbuh jika terjadi pertumbuhan yang abnormal dari sel-sel pada payudara. Sel-sel tersebut membelah diri lebih cepat dari sel normal dan berakumulasi, yang kemudian membentuk benjolan atau massa. Pada stadium yang lebih parah, sel-sel abnormal ini dapat menyebar melalui kelenjar getah bening dan ke organ tubuh lainnya", ujar Asri Yurandi A.md.FT (YSKI).


Disampaikan bahwa faktor pemicu kanker antara lain yakni faktor genetik (keterunan), zat kimia seperti asap pabrik, asap kendaraan dan asap rokok, faktor fisika seperti handphone, serta makanan yang mengandung pengawet (formalin).


“Harus dikrtahui, jangan mencolok nasi di magic com selama 1 x 24 jam dan nasi yang sudah berubah menjadi kuning tidak boleh lagi dikonsumsi. Saat ini kanker prostat adalah pembunuh pria nomor satu di dunia. Yang rentan terkena prostat adalah pria yang berprofesi seperti supir, kerja di perkantoran karena banyak duduk. Peminum alkohol dan suami yang sering menahan hasratnya untuk berhubungan intim dengan istrinya,” paparnya.


Kemudian, Kanker serviks adalah pembunuh nomor satu bagi wanita saat ini. Wanita yang berisiko tinggi terkena kanker serviks pada umumnya wanita yang bergonta ganti pasangan, wanita yang terlalu cepat menikah, wanita yang tidak menjaga kebersihan organ vital, wanita yang tidak melahirkan, wanita yang menggunakan alat kontrasepsi lebih dari 5 tahun dan wanita yang bekerja hingga malam hari.


“Wanita harus rajin mengganti pakaian dalamnya. Sementara itu, wanita yang berpotensi terkena kanker payudara adalah yang sudah melahirkan namun tidak mau menyusui,” terangnya.


Harus diingat, pria perokok dan minum-minuman alkohol juga beresiko terkena penyakit kanker payudara. Untuk pencegah ada dua cara yaitu cara dari luar dan dalam.

Adapun cara dari luar antara lain kakukan pola makan yang sehat dan teratur, konsumsi makan serat tinggi dan sayur. Hindari makan berlemak, hindari makanan berpengawet dan rajin olahraga secara teratur.


Sementara, cara dari dalam yakni suntik imunisasi kekebalan tubuh (suntiknya dilakukan tiga kali selama tiga bulan), mengkonsumsi tumbuhan alami yang mengandung anti kanker seperti buah sirsak dan daun sirsak, serta bisa juga dengan keladi tikus, kemudian yang 95% mengandung zat anti kanker adalah temu putih.


Sumber : Humas Polres Kubu Raya 
(Media Baru TVRI Kalbar)





0 comments :

Copyright © 2013 TVRI Kalimantan Barat .