Satono : "ASN Harus Bekerja Secara Profesional dan Proporsional"


Bupati Sambas, Satono, mengingatkan seluruh jajarannya agar bekerja dengan niat melayani masyarakat. Dia ingin, dimulai awal tahun 2022 ini, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas bekerja secara profesional dan proporsional.


 “ASN adalah pengabdi masyarakat. Niat yang lurus akan menghasilkan karya yang besar dengan hasil maksimal. Saya ingin di awal tahun 2022 ini, bagaimana kita semua mengembalikan niat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya dalam rapat kerja awal tahun bersama jajarannya, Kamis (13/1/2022) kemarin.


Bupati Satono mewanti-wanti jajarannya agar tidak sembarangan dengan penggunaan uang negara. Untuk itu dia menekankan agar setiap ASN yang bekerja harus sesuai dengan regulasi dan peraturan perundang-undangan yang ada.


“Informasi terbaru yang saya dapat di awal tahun ini, sudah ada dua kepala daerah yang diciduk KPK. Bekasi, dan Penajam Pasir. Ini adalah warning bagi kita semua, bagaimana bekerja sesuai tupoksi dan regulasi. Tidak melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan, itu yang penting,” tegasnya.


Bupati Satono bersyukur, di awal tahun 2022 ini ekonomi masyarakat Kabupaten Sambas mulai membaik kendati masih dihantam badai pandemi. Dia mengatakan, laju pertumbuhan ekonomi masyarakat yang sempat kontraksi kini sudah relaksasi dengan kenaikan sekitar 3.5 sampai 4 persen.  


“Berdasarkan rilis data yang disampaikan Bappeda, progres report pembangunan di Kabupaten Sambas sudah cukup bagus. Laju pertumbuhan ekonomi di akhir tahun 2021 cukup positif, ada kenaikan sekitar 3.5 sampai 4 persen. Insyaallah data ini akan dirilis Februari oleh Badan Pusat Statistik (BPS),” katanya.


Sumber : Humas Kab. Sambas










Copyright © 2013 TVRI Kalimantan Barat .