Kodam XII/Tanjungpura bekerja sama dengan PT Askrindo dan PT. Antam menyalurkan bantuan dukungan pendidikan perguruan tinggi bagi putra - putri TNI dan Polri sebanyak 21 orang di wilayah Kalimantan Barat. Penyerahan dukungan dana pendidikan ini berlangsung di Ruang Rapat PT. Askrindo Cabang Pontianak, Jalan M. Sohor, Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Jumat (27/1/2023).


Adapun penyerahan dana bantuan secara simbolis diberikan kepada 3 orang mahasiswa berprestasi oleh Pabandya Sahlurvetcad Spersdam Xll/Tpr Mayor Inf Dwiyanto Kusumo. Diantaranya kepada : Anggraeny Rara Sasmita mahasiswa Universitas Harapan Bangsa Pontianak merupakan anak dari anggota TNI dari Koramil 1207-05/Sungai Raya, Antania Hanzani Putri mahasiswa Universitas Muhamadiyah Pontianak, putri dari prajurit TNI Kodim 1208/Sambas. Dan kepada Kemal Lukmansyah mahasiswa dari Universitas Tanjungpura Pontianak anak dari prajurit Kodim 1202/Singkawang. 


Mewakili Pangdam, Pabandya Sahlurvetcad Spersdam Xll/Tpr Mayor Inf Dwiyanto Kusumo menjelaskan masing-masing mahasiswa mendapatkan tabungan pendidikan dari BUMN sebesar lima juta rupiah. Tidak hanya di Kalbar, tabungan pendidikan ini juga disalurkan ke seluruh Provinsi di Indonesia.


"Penerima bantuan harus merupakan putra-putri kandung anggota TNI dan Polri aktif dengan Pangkat Orang Tua maksimal Perwira Pertama atau setingkat. Penerima bantuan pendidikan adalah mahasiswa Perguruan Tinggi untuk Level DIII dan SI, minimal di Semester III dengan IPK ≥ 3,00," jelasnya.


Selanjutnya Pabandya Sahlurvetcad Spersdam mengatakan, program ini merupakan bentuk kepedulian BUMN terhadap tanggung jawab bela negara yang dibebankan kepada anggota TNI dan Polri, sekaligus menjadi upaya BUMN dalam meningkatkan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan.


"Semoga bantuan ini dapat memotivasi para mahasiswa untuk menjadi penerus bangsa yang terus berprestasi. Pergunakan bantuan ini dengan sebaik - baiknya, utamakan hanya untuk hal-hal terkait dengan perkuliahan ," pesan Mayor Inf Dwiyanto. 


Sumber : Pendam XII/Tpr
(Media Baru TVRI Kalbar)







Upacara pembukaan Perkemahan Perjusami Saka Dirgantara Angkatan ke-4 tahun 2023 dipimpin oleh Komandan Pangkalan TNI AU Harry Hadisoemantri Letkol Nav W.P. Pujo Wahono, S.H., M.Han. sebagai pembina upacara dengan acara penyematan tanda peserta oleh pembina.

Perkemahan Perjusami Saka Dirgantara Angkatan ke-4 tahun 2023 diikuti 35 orang pelajar.

Pembukaan kegiatan dan upacara tersebut dilaksanakan  di lapangan sepakbola Gelora Ferdinand Liberzonny Lanud Harry Hadisoemantri Dusun Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Jumat (27/01/2023).


Selaku pembimbing Saka Dirgantara Lanud Harry Hadisoemantri, Komandan Pangkalan TNI AU Harry Hadisoemantri Letkol Nav W.P. Pujo Wahono, S.H., M.Han menyatakan dilaksanakan kegiatan ini dan peserta dapat berlatih bersama untuk mencari beragam ilmu dalam kepramukaan.


"Mudah – mudahan pada kesempatan yang baik ini kita bersama mendapatkan sebuah ilmu yang sangat bermanfaat untuk kehidupan dimasa depan nanti. Salah satunya adalah menjadi pemimpin yang hebat yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain", kata Danlanud dalam amanatnya.



Pujo menjelaskan kepada peserta bahwa hidup tanpa ada kepemimpinan akan sulit karena tidak memiliki arah, tidak puas, dan kurang motivasi.

Oleh karena itu ia mengajak peserta untuk belajar bagaimana menjadi seorang pemimpin yang dapat mempengaruhi, mendorong, menuntun, dan menggerakkan sebuah tim agar dapat maju dan mencapai tujuan tertentu secara bersama-sama.


"Untuk itu, tetap jaga semangat dan jaga kesehatan hingga perkemahan ini selesai. Cobalah praktikkan apa yang kalian dapat tentang kepemimpinan mulai dari lingkungan keluarga", imbuhnya.


Kepada para peserta kemah Danlanud mengharapkan agar  mengikuti semua arahan dan perintah yang disampaikan oleh para pembina, karena dalam pelaksanaan kemah ini memakan waktu selama tiga hari.

Disamping itu perkemahan ini akan menguras tenaga juga pikiran, maka dari Pujo mengajak peserta untuk manfaatkan waktu istirahat yang diberikan pembina dan melaksanakannya sesuai dengan yang diperintahkan sebaik-baiknya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membentuk karakter anggota pramuka yang mempunyai jiwa kepemimpinan dan memiliki rasa tanggung jawab, memiliki rasa peduli terhadap masyarakat, meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kecakapan.


"Tunjukkan bahwa kalian adalah anggota pramuka yang memiliki jiwa kepemimpinan dengan kepribadian yang komplit. Mampu bertindak adil, terpuji, disiplin, jujur, perhatian, konsisten dan bertanggungjawab", tutupnya.


Hadir dalam upacara sbb: Kadislog Lanud Had, Mayor Kal Sandi Ramdani, S. Si., Kadispers Lanud Had, Mayor Adm M. Syaechu Masdarmin., Dansatpom Lanud Had, Lettu Pom Tantya Adi Wicaksana, S.Tr.(Han)., Kapolsek Sanggau Ledo, diwakili Kanit Dimnas Aipda M. Furqon., Danramil Sanggau Ledo, Serma Hamdani, Camat Sanggau Ledo, diwakili Kasitantrip Bpk Rianto., Andalan Bidang Penggalan Kec. Sanggau Ledo, Bpk A. Sawit.,Kepala Sekolah SMAN 1 Sanggau Ledo, Bpk Silvinus Muchtar.


Sumber : Pen Lanud Had
(Media Baru TVRI Kalbar)







Satpomau Lanud Harry Hadisoemantri memberikan pengenalan profesi Pomau serta pengenalan cara berlalu lintas yang baik dan benar kepada murid TK Angkasa Lanud Harry Hadisoemantri. Pengenalan profesi tersebut dilaksanakan di sepanjang jalan Protokol Lanud Harry Hadisoemantri Dusun Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Jumat (27/01/2023).


Sebelum mengikuti kegiatan tersebut, Kabidik Tk Angkasa dan para guru sebagai pendamping murid Tk Angkasa terlebih dahulu melaksanakan olahraga bersama-sama, selanjutnya mengikuti kegiatan diselingi dengan permainan.


Terlihat jelas antusias para murid TK Angkasa dengan fokus mendengarkan penjelasan yang diberikan oleh salah satu anggota Satpomau Serka Ridwan yang mewakili Dansatpom Lettu Pom Tantya Adi Wicaksana, S.Tr.(Han).

Penjelasan materi meliputi pengenalan rambu lalu lintas, mengenalkan wajib menyalakan lampu sein sesuai arah belok yang diinginkan, cara menyeberang di zebra cross yang aman dan penumbuhan rasa suka kepada Pomau.


Dansatpom Lanud Harry Hadisoemantri, Lettu Pom Tantya Adi Wicaksana, S.Tr.(Ha melalui Serka Ridwan menuturkan, kegiatan ini sebagai pembelajaran sejak dini kepada murid-murid TK Angkasa seputar profesi Pomau dan tugas-tugas yang dilaksanakan.


"Murid pun sangat menikmati dan bergembira karena kendaraan di kawal langsung oleh Anggota Satpomau Lanud Harry Hadisoemantri", ujar Ridwan.


Sumber : Pen Lanud Had
(Media Baru TVRI Kalbar)







Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) secara resmi diluncurkan Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., di Ruang Analisa Data Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jalan A.Yani Pontianak, Jumat (27/1/2023).


Hadir mendampingi yakni Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Sugeng Hariyadi, M.M.


Gubernur berharap seluruh Perangkat Daerah di lingkul Pemprov Kalbar sudah harus bisa menggunakan aplikasi ini dalam segala hal.


"Saya berharap aplikasi ini betul-betul menjadi perhatian kita. Semua Perangkat Daerah harus bisa menggunakan aplikasi ini, baik mengarsipkan dari semua pekerjaan di bidang-bidang maupun memanfaatkan arsip yang sudah tersaji di dalam aplikasi, untuk kepentingan percepatan," ujarnya.


Arsip merupakan kekayaan negara. Banyak kekayaan negara yang tidak bisa dipertahankan dari aspek hukum karena ketidaktersediaan arsip. Bahkan ada simbol-simbol yang tidak terdapat secara lengkap tentang sejarah adanya suatu benda. 


"Termasuk yang paling penting adalah arsip berkenaan dengan atas hak dari aset-aset Pemerintah Daerah (Pemda). Seberapa besar kekayaan Pemda sangat tergantung pada bagaimana kita mampu untuk mengarsipkan setiap kegiatan," jelas H. Sutarmidji.


Kemudian, pengarsipan kegiatan belanja Pemda setiap tahun juga dinilai tak kalah penting, terutama berkaitan dengan aset dan lain-lain. 

Aplikasi SRIKANDI diharapkan bisa dimanfaatkan di berbagai aspek, baik dalam tata kelola pemerintahan maupun swasta. 


"Saya berharap Pak Sekda bisa memperhatikan bagaimana kita punya gedung arsip yang betul-betul modern, yang betul-betul bisa dimanfaatkan untuk kemajuan dan perencanaan-perencanaan Pemda. Saya sangat bersyukur jika sejarah suatu daerah masih lengkap arsip-arsip dan lain sebagainya," tutup Gubernur Kalbar.


Aplikasi SRIKANDI pada dasarnya merupakan integrasi pengelolaan arsip dinamis secara instansional berbasis digital dan secara nasional pada kementerian lembaga dan pemerintah daerah.


Beberapa manfaat dari aplikasi ini antara lain mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik, kemudahan penyimpanan dan penemuan kembali arsip, penghematan kertas yang berarti juga penghematan anggaran, mengatasi arsip yang menumpuk sehingga menghemat ruang penyimpanan arsip, memudahkan koordinasi dan komunikasi serta pengiriman dokumen antar dinas, efesiensi dalam melakukan pekerjaan, serta tidak ada batas ruang dan waktu.(irf)


Sumber : Adpim Prov Kalbar
(Media Baru TVRI Kalbar)







Berbalut silahturahmi Polres Kubu Raya menggelar Jumat Curhat bersama tokoh masyarakat di Cafe Sedawe yang berlokasi di Jalan Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Jumat (27/1/2023).

Kapolres Kubu Raya AKBP Arief Hidayat, S.H., S.I.K., mengatakan dengan progam ini,  pastinya Polisi bisa langsung mendengarkan keluh kesah masyarakat serta mencarikan solusi dan jalan keluarnya, sehinga dapat menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.


"Ini adalah program prioritas Kapolri, untuk langsung turun kelapangan mendengarkan masukan warga, kemudian kita carikan solusinya tanpa harus bertele-tele", ucap Arief saat bertandang di Cafe Sedawe yang dihadiri Ketua Umum Pengurus KKSS (Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan), Ketua Merah Putih Kubu Raya, Kepala Desa Kuala Dua beserta Pengurus KKSS Kabupaten Kubu Raya.


Dijelaskan Kapolres, bahwa pihaknya juga sebelumnya sudah melakukan hal serupa secara maraton bersama Polsek Jajaran, untuk melakukan dialog, diskusi dengan warga di wilayah Kabupaten Kubu Raya, agar mendapatkan data objektif tentang dinamika sosial yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan di lingkungan masyarakat sekaligus mempererat tali silahturahmi.


Ketua KKSS Kabupaten Kubu Dr. H. Hamzah Tawil merasa sangat bahagia Kapolres Kubu Raya berkenan untuk bersilahturahmi kepada KKSS Kabupaten Kubu Raya, tentunya kami mendukung Kamtibmas Kabupaten Kubu Raya yang aman dan kondusif.


"Bahwa selama ini KKSS Kabupaten Kubu Raya menjalin komunikasi sangat baik dengan Polres Kubu Raya dan  selalu bekerjasama dalam menjaga situasi kamtibmas, dan diharapkan dengan silahturahmi ini dapat mempererat hubungan yang telah terjalin tersebut", kata Hamzah.


Arief menegaskan, Polres Kubu Raya berkomitmen untuk senantiasa melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat. Selain itu Polres Kubu Raya berkomitmen untuk selalu mendengarkan masukan dan keluhan masyarakat.


"Kami Polres Kubu Raya berkomitmen untuk terus melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat, untuk selalu menghimpun berbagai masukan dan keluhan masyarakat, baik melalui pertemuan langsung secara berkala dan berkesinambungan, namun juga melalui saluran komunikasi digital seperti media sosial," pungkasnya



Call Centre NAMPONG KELOH Polres Kubu Raya :

Instagram @polreskuburaya/@kapolreskuburaya

Email polreskuburaya@gmail.com

WhatsApp 08115684456



Sumber : Humas Polres Kubu Raya
(Media Baru TVRI Kalbar)







Kelurahan Parit Tokaya dan Parit Mayor akan jadi pilot project program USAID Indonesia Urban Resilient Water, Sanitation, and Hygiene (IUWASH) Tangguh di Kota Pontianak. Program ini bertujuan mempercepat pencapaian pembangunan Indonesia dalam meningkatkan akses air minum dan sanitasi aman, serta perilaku hygiene (WASH) di daerah perkotaan yang rentan dan memperkuat layanan WASH dan pengelolaan sumber daya air (PSDA) yang berketahanan iklim. 


Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menerangkan pencapaian 100 persen akses air minum perpipaan serta sanitasi aman yang berketahanan iklim merupakan upaya mewujudkan visi misinya sebagai Walikota. Kerja sama dengan USAID pun jadi salah satu langkah dalam mengimplementasikan hal tersebut. Rencana kerja tahunan pun disusun dengan indikator pencapaian program meliputi pelayanan air minum, pelayanan bidang sanitasi (air limbah domestik), dan pengelolaan sumber daya air.


"Program ini juga mendukung percepatan penurunan stunting dan selaras dengan pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) di Pontianak," terangnya dalam Kunjungan USAID Chief Climate Officer ke Kalimantan Barat di Hotel Mercure Pontianak, Jumat (27/1/2023).


Pada pertemuan itu, Edi mengajak seluruh pihak bekerja sama dalam mendukung terwujudnya program ini menuju masyarakat Kota Pontianak yang sehat, berprestasi dan produktif.


"Saya mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini serta mengharapkan pada semua yang hadir untuk memberikan masukan atau sharing yang konstruktif," ujarnya.


USAID Chief Climate Officer Gillian Caldwell mengatakan bahwa pihaknya sangat bangga dan senang bisa bekerja sama dan memberikan dukungan pada program IUWASH Tangguh dengan menggandeng Bappenas.


"Kegiatan kami akan memastikan, tidak hanya air itu aman tetapi juga bisa menjadi air minum yang tersedia untuk semua masyarakat," jelasnya.


Krisis iklim yang dihadapi telah mempengaruhi banyak hal di antara dampaknya seperti banjir, kekeringan dan naiknya permukaan air laut. Untuk itu, menurutnya pentingnya melihat antara air bersih dan air minum dengan pelestarian lingkungan serta bagaimana melaksanakan pertanian. 


"Keseluruhan itu berkaitan dengan akses yang ingin dicapai," ungkapnya.


Tak kalah pentingnya, lanjut Gillian, adalah memastikan bahwa dukungan yang telah diberikan itu dapat meningkatkan kapasitas dan juga akan tetap berlanjut meskipun program-program yang dilakukan oleh USAID telah berakhir.


"Kita juga ingin memastikan pelatihan-pelatihan peningkatan kapasitas dan bantuan teknis tersebut akan tetap bisa dipertahankan oleh pemerintah daerah," imbuhnya.



Tri Dewi Virgiyanti, Direktur Perumahan dan   Kawasan Permukiman Kementerian PPN/Bappenas menuturkan, pertemuan hari ini bertujuan untuk mendiskusikan rencana pendampingan USAID IUWASH tangguh di Kalbar khususnya di Pemerintah Kota Pontianak agar bisa mencapai akses yang diharapkan. 


"Target kita adalah akses universal, tidak boleh ada satu orang pun yang tidak punya akses terhadap kebutuhan dasar ini terutama air minum dan sanitasi," sebutnya.


Akses-akses tersebut harus bisa tercakup secara keseluruhan. Apalagi bila dilihat capaian-capaian yang telah dilakukan, memang masih perlu upaya keras untuk mencapai target tersebut.


"Saat ini agenda pembangunan untuk sektor air minum dan sanitasi sudah bergerak menuju ke layanan aman. Artinya air minum perlu dijamin ketersediaannya setiap saat, begitu pula kelayakan sanitasi yang ada," pungkasnya. 


Sumber : Prokopim 
(Media Baru TVRI Kalbar)






Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Kecamatan Pontianak Timur Tahun 2023 mulai digelar. Wakil Walikota Pontianak Bahasan membuka secara resmi gelaran tersebut di Gedung Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalbar, Kamis (26/1/2023) malam.


Bahasan menuturkan, pelaksanaan MTQ ini sebagai upaya untuk menciptakan generasi yang Qurani dan juga sekaligus sebagai ajang seleksi qori dan qoriah, hafiz dan hafizah terbaik yang nantinya akan mewakili Kecamatan Pontianak Timur pada MTQ Tingkat Kota Pontianak mendatang.


"Namun yang terpenting melalui pelaksanaan MTQ, kita lantunkan dan gemakan ayat-ayat Al Quran, kemudian kita yakini dan pahami lalu implementasikan ajaran itu dalam kehidupan sehari-hari," pesannya.


Ia mengungkapkan rasa bangga terhadap para orang tua yang secara konsisten mengajarkan akhlak Al Quran kepada anak-anaknya. Hal ini menjadi kewajiban dan tanggung jawab orang tua dalam mengamalkan isi yang terkandung dalam Al Quran.


"Pemerintah Kota Pontianak telah berupaya mengembangkan TPA dan TPQ serta guru ngaji sebagai bagian dari upaya menciptakan Kota Pontianak sebagai kota religius," katanya.


Bahasan menambahkan, pelaksanaan MTQ ini penting dan strategis dalam rangka pembangunan sumber daya manusia di Kota Pontianak. Dalam hal ini, MTQ menjadi wadah pembangunan mental spiritual sebagai penuntun sekaligus menjadi filter dari dampak kemajuan teknologi informasi sekarang ini.


"Dimana Al Quran mengutamakan pendidikan akhlak sebagai benteng dari segala hal yang bertentangan dengan norma kehidupan di masyarakat," ungkapnya. 


Sumber : Prokopim
(Media Baru TVRI Kalbar)






Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H, M.Hum didampingi Kepala Badan Perencanaan Daerah Provinsi Kalbar (BAPPEDA Prov Kalbar), Ir. Sukaliman, MT, mengikuti Diskusi Outlook Ekonomi Kalimantan Barat 2023 dengan Tema "Tumbuh, Inklusif, dan Berkelanjutan", yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Barat bertempat di Ballroom Hotel Mercure Pontianak, Kamis (26/01/2023).


Pada kesempatannya, Kepala BAPPEDA Prov Kalbar menjelaskan bahwa Kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menerapkan Kebijakan Fiskal yang Ekspansif dan mempercepat penyerapan anggaran di semester pertama sesuai arahan Gubernur Kalbar. Hal ini dituangkan pada rencana penyerapan anggaran di triwulan pertama 15 %, triwulan kedua 60 %, triwulan ketiga 80 % dan triwulan keempat 100%. Lebih lanjut dirinya menyampaikan agar tidak terjadi kekhawatiran akibat intervensi dan kebijakan dari Pemerintah Provinsi Kalbar. 


"Maka dari itu perlunya mempersiapkan hal-hal yang penting agar tujuan kita yang pertama, menyampaikan bagaimana pihak-pihak produsen bisa menyiapkan diri, jangan sampai seperti di tahun 2022 kemarin ketika permintaan banyak, datang barangnya terlambat. Yang kedua, dari Pihak Moneter mengenai saldo minimum atau tingkat bunga agar menjaga keseimbangan uang yang beredar dengan Intervensi ini bisa kita waspadai. Untuk itu dengan Kebijakan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang menerapkan Kebijakan Fiskal yang Ekspansif diharapkan bisa mendapat dukungan dari semua pihak", ungkap Sukaliman. 


Pada kesempatannya Gubernur menyampaikan bahwa Provinsi Kalimantan Barat masuk sepuluh besar Provinsi dengan Penyerapan Anggaran Tertinggi se Indonesia yaitu urutan keempat. Kemudian untuk Pendapatan Asli Daerah Provinsi Kalimantan Barat juga berada di peringkat Keempat terbesar se Indonesia berdasarkan Data dari Depdagri. 


"Hal itu menunjukan bahwa bila kita bisa konsisten maka Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Barat pasti bagus, hanya Inflasi Kalimantan Barat yang lebih tinggi dari Nasional yaitu 6,3", jelasnya.


Kemudian melalui analisanya Pertumbuhan Ekonomi Kalbar melalui Pendapatan Asli Daerah dari tahun 2017 sebesar 1,945 triliun rupiah sampai 2019 terus mengalami kenaikan, hanya di tahun 2020 yang turun karena Pandemi Covid 19, dan tahun 2021 sampai sekarang menjadi 3,212 triliun rupiah.


"Hal itu tercapai karena pertumbuhan ekonomi yang bagus. Kemudahan dalam pelayanan dan data yang lengkap merupakan faktor penting dalam meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi", ungkapnya.. 


Orang nomor satu di Kalbar ini juga menekankan pentingnya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di setiap daerah. Hal ini karena Investor umumnya melihat capaian IPM di daerah yang akan menjadi tujuannya berinvestasi, bila IPM suatu daerah rendah dipastikan Investornya juga rendah, karena menyangkut kepada ketersediaan tenaga kerja dan tingkat pendidikan yang dibutuhkan oleh investor itu sendiri dalam memenuhi tenaga kerja yang dibutuhkannya.


"Kepada Seluruh Kepala Daerah maupun Bappeda, masing-masing daerah harus koordinasi terus dengan Badan Statistik agar lebih memahami Data-Data Survey terutama masalah inflasi agar lebih efektif ketika melakukan kegiatan yang dapat mempengaruhi penurunan inflasi. Kemudian untuk target capaian Pertumbuhan Ekonomi di tahun 2023 mudah - mudahan bisa mencapai angka 5,5 - 6 %", harapnya.(sma)


Sumber : Adpim Prov Kalbar
(Media Baru TVRI Kalbar)







Akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan pulau Payung, Kabupaten Kayong Utara, KM. Budi Jaya GT.25 tenggelam diterjang ombak diperairan tersebut, Kamis (26/1/2023).


Terjadinya kecelakaan laut yang mengakibatkan tenggelamnya KM. Budi Jaya GT. 25 yang berlayar dengan rute Pontianak - Muara Satong, dimana sebelumnya kapal  mengalami kebocoran akibat dari hantaman ombak yang cukup besar. Sementara itu, sebelum kapal KM. Budi Jaya tenggelam, nakhoda sempat mengkandaskan di perairan pulau Payung Kabupaten Kayong Utara.


Adapun kronologis kejadiannya menurut Misran (66) nakhoda KM. Budi Jaya, pada hari Rabu tanggal 25 Januari 2022 sekira pukul 03.00 WIB KM.Budi Jaya berangkat dari Pontianak menuju Pulau Satong dengan membawa muatan sembako dan barang-barang kelontong campuran untuk didistribusikan kepada pemesan milik masyarakat Pulau Satong dan sekitarnya.

Keesokan harinya tanggal 26 Januari sekira pukul 07.00 WIB sekitaran P. Payung Kab. Kayong Utara, kapal mengalami kebocoran. Pada saat itu cuaca buruk dan gelombang tinggi mengakibatkan air masuk dari sisi sebelah kanan lambung kapal.

Setelah mengetahui air masuk dalam dek kapal, nahkoda sdr. Misran cepat mengambil tindakan dengan segera mengarahkan kapal kearah pinggir pantai perairan pulau Payung, Kabupaten Kayong Utara dengan tujuan untuk bisa menyelamatkan ABK dan muatan kapal.


Pos TNI AL, Babinpotmar Teluk Melano Sertu Yuwono  mendapatkan laporan dari nahkoda kapal saudara Misran umur (66) langsung berkoordinasi dengan pihak Polisi Airud, Basarnas, BPBD, langsung bergerak kelokasi untuk melakukan pertolongan kapal maupun ABK yang mengalami musibah kecelakaan kapal tersebut.



Setelah tiba pada posisi kapal yang sudah kandas, para ABK dibantu oleh Tim SAR yang berasal dari Basarnas Kabupaten Kayong Utara, Pos TNI AL Teluk Melano, Airud Teluk Melano, BPBD Kabupaten Kayong Utara dan masyarakat sekitar dilaksanakan evakuasi orang dan barang muatan kapal yang masih bisa diselamatkan.

Semua ABK dan nakhoda dievakuasi kekapal Basarnas dalam keadaan selamat.


Data kapal yang tenggelam KM.Budi Jaya GT. 25 NO. 352/HHF dengan nahkoda sdr. Misran dan ABK sebanyak 6 orang. Rute berlayar dari Pontianak menuju Muara Satong Kabupaten Kayong Utara, membawa muatan bahan sembako dan barang kelontong campuran diperkirakan seberat 25 Ton. Sementara itu ABK KM. Budi Jaya dinakhodai sdr. Misran dengan anak buah kapal Amin, Sah, Iman, Amat, Edi dan Atong.


Sertu Yuwono sebagai Komandan Pos TNI AL Teluk Melano dan merangkap Babinpotmar menyampaikan, pada saat kejadian cuaca tidak bersahabat, angin kencang dan gelombang cukup besar karena masuk musim Barat. Sementara itu kondisi fisik kapal KM. Budi Jaya sudah kelihatan tua dan butuh perawatan.


Sumber : Dispen Lantamal XII
(Media Baru TVRI Kalbar)







Kota Pontianak berhasil menurunkan angka stunting. Berdasarkan data dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Kota Pontianak tahun 2022 tercatat 19,7. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2021 yang berada di angka 24,4. 


Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut, penurunan angka stunting ini merupakan kerja keras semua pihak yang telah berkolaborasi dalam percepatan penurunan stunting di Kota Pontianak. Ia menilai persoalan stunting pada balita mengindikasikan bahwa terjadinya masalah dalam manajemen penyelenggaraan pelayanan dasar, di mana pelayanan untuk mencegah dan menurunkan prevalensi stunting belum maksimal. Oleh sebab itu, pihaknya melakukan inovasi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kota Pontianak. Salah satu inovasi yang dikembangkan di Kota Pontianak adalah intervensi spesifik. 


"Intervensi spesifik yang dilaksanakan, mulai dari pelayanan kesehatan terpadu untuk calon pengantin, pelayanan kesehatan remaja putri untuk mencegah anemia sejak dini, pendampingan ibu hamil, kelas pemberian makan bayi dan anak, hingga gerakan memasyarakatkan gemar makan ikan untuk meningkatkan konsumsi protein hewani pada balita," paparnya.


Selain intervensi spesifik, lanjutnya, intervensi sensitif juga menjadi bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di Kota Pontianak. Intervensi sensitif yang dilakukan antara lain penanganan daerah rawan pangan, berupa pemberian bahan pangan pokok bagi keluarga yang memiliki balita dengan masalah gizi. Perbaikan sarana sanitasi dan rumah tak layak huni juga menjadi bagian penting dalam intervensi sensitif menurunkan angka stunting. Termasuk sambungan air bersih gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan kampung keluarga berkualitas dengan dapur sehat atasi stunting. 


"Keberhasilan pencegahan stunting hanya dapat dilakukan dengan kerja keras, inovasi dan dukungan dari semua pihak," ungkap Edi.



Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Pontianak Bahasan menerangkan, dengan turunnya angka stunting di Kota Pontianak, pekerjaan rumah yang harus dituntaskan oleh Pemkot Pontianak di tahun 2023/2024 ini dinilainya tidak akan terlalu berat dalam menurunkan angka stunting hingga 12 persen, bahkan bila perlu di bawah 10 persen. 


"Kita semua berkomitmen untuk melakukan langkah-langkah percepatan penurunan stunting di Kota Pontianak," katanya.


Bahasan meminta peran aktif para Tim Pendamping Keluarga percepatan penurunan stunting, terutama kaum ibu, untuk terus melakukan pendampingan kepada keluarga, ibu-ibu hamil maupun yang melahirkan, terutama terhadap anak-anak balita yang terindikasi stunting.


"Sebagai ujung tombak dalam upaya percepatan penurunan stunting, para Tim Pendamping Keluarga ini bisa memberikan penyuluhan serta melakukan langkah-langkah surveilan kepada keluarga berisiko stunting," terang Wakil Walikota Pontianak ini. 


Sumber : Prokopim
(Media Baru TVRI Kalbar)



Mewakili Gubernur Kalimantan, Asisten Administrasi dan Umum Setda Prov Kalbar, Drs. H. Alfian Salam, M.M, menghadiri Kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Kemampuan Penyidikan Penyidik Polri dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang dilaksanakan di Hotel Grand Mahkota Pontianak, Kamis (26/01/2023).


Kegiatan yang mengangkat Tema “Penguatan Fungsi Korwasbin PPNS Bersama Organisasi Perangkat Daerah Guna Mendukung Penyidikan PPNS dalam rangka Percepatan Pembangunan Nasional” ini merupakan wujud komitmen bersama untuk terus berupaya meningkatkan profesionalisme dalam penyelenggaraan Pemerintahan yang bersih melayani bebas dari korupsi. 


Selain itu kegiatan ini merupakan roadmap transformasi Polri di bidang operasional dalam peningkatan kinerja penegakan hukum yang profesional, akuntabel, transparan dan berkeadilan melalui peningkatan sinergi criminal justice system antara penyidik Polri, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan penegak hukum lainnya. 


Untuk diketahui Biro Korwas PPNS merupakan unsur pelaksana teknis Bareskrim Polri yang berada di bawah Kabareskrim Polri, Biro Korwas PPNS bertugas menyelenggarakan perencanaan, analisis dan evaluasi pelaksanaan tugas koordinasi, pengawasan dan pembinaan penyidikan bagi PPNS. 


"Keberadaan PPNS di lingkungan pemerintah daerah telah diatur sebagaimana dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2019. PPNS menjadi kunci utama penegakan peraturan daerah, dimana Penyidikan terhadap pelanggaran atas ketentuan Perda hanya dapat dilakukan oleh pejabat penyidik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan", terang Alfian.



PPNS dalam melaksanakan tugasnya menyampaikan hasil penyidikan kepada penuntut umum dan berkoordinasi dengan penyidik Polisi Negara Republik Indonesia setempat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang - undangan yang berlaku. Dalam melaksanakan penegakan Perda, Satpol PP bertindak selaku koordinator PPNS di lingkungan Pemerintah Daerah serta mewadahi keberadaan PPNS yang berada pada Satpol PP dan perangkat daerah lainnya.


Dirinya menambahkan bahwa tantangan kedepan bagi PPNS dituntut bekerja secara cepat, transparan dan tertib administrasi. Dalam melaksanakan tugas dan fungsi PPNS yang berada pada Pemerintah Provinsi, dirasakan belum berjalan secara efektif dan efisien sehingga diperlukan penguatan peran dan kerja sama antar instansi dalam penegakkan hukum di wilayah Provinsi Kalimantan Barat. 


"Kompetensi dan kualitas PPNS juga perlu ditingkatkan dan dijaga seiring dengan perkembangan zaman seperti di era digital sekarang ini. Kepada seluruh Jajaran penyidik Polri dan PPNS agar pelaksanaan penegakan hukum menjadi tanggung jawab bersama dimana penegakan hukum tidak hanya melihat dari sudut pandang kepastian hukum saja, namun juga mempertimbangkan rasa keadilan masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan nasional", ungkapnya.


Diakhir sambutannya, terkait dengan adanya wacana jabatan PPNS yang akan dijadikan Jabatan Fungsional, dirinya berharap rencana tersebut agar cepat terwujud sehingga dalam menjalankan tugasnya PPNS dapat lebih profesional, mandiri serta jenjang karir menjadi lebih jelas dan fokus terhadap tugas dan fungsi yang telah ditetapkan. 


"Semoga kegiatan ini menjadi momen untuk bersama-sama kita tingkatkan sinergitas, kolaborasi dan koordinasi yang efektif dalam memberantas korupsi. Kita tinggalkan ego sektoral antar lembaga untuk membagun budaya anti korupsi serta kerjasama yang telah terjalin semoga dapat terus berlanjut dan percepatan pembangunan nasional dapat terwujud", tutupnya.


Sumber : Adpim Prov Kalbar
(Media Baru TVRI Kalbar)







Pererat tali silaturahmi dan tingkatkan kerja sama dengan media, Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura Kolonel Inf Ade Rizal Muharram melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor LPP TVRI Kalimantan Barat, Jalan Jenderal Achmad Yani, Kota Pontianak, Kamis (26/1/2023).


Saat kunjungan Kolonel Inf Ade Rizal Muharram yang baru menjabat Kapendam XII/Tpr ini didampingi Wakapendam XII/Tpr Letkol Arh Suherman, serta para Perwira lainnya. Kedatangan Kapendam diterima oleh Kepala Stasiun LPP TVRI Kalbar, Syarifuddin, S.E., M.M., yang juga didampingi beberapa stafnya. 


Pada pertemuan yang berlangsung akrab tersebut Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Ade Rizal Muharram selain bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai pejabat Kapendam yang baru untuk memimpin Penerangan Kodam Tanjungpura.


Saat memberikan keterangan, Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Ade Rizal Muharram menyampaikan apresiasi setinggi tingginya kepada Kepala TVRI Kalbar beserta staf yang telah menyambut kedatangannya. 


"Semoga hubungan  kerja sama antara TVRI dengan Kodam XII/Tpr akan tetap terjalin dan semakin erat serta lebih bersinergi lagi ke depannya," ucap Kolonel Inf Ade Rizal Muharram.


Sedangkan Kepala Stasiun LPP TVRI Kalbar, Syarifuddin dalam pertemuan tersebut mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kapendam XII/Tpr beserta rombongan di Kantor LPP TVRI Kalimantan Barat. Ia memberikan penjelasan secara singkat tentang tugas dan kondisi instansi  yang dipimpinnya saat ini.


"Menjadi harapannya juga, semoga ke depan kedua instansi pemerintah ini akan tetap terus bersinergi dan saling mendukung dalam menghadapi event - event kegiatan yang ada di Kalbar,” harap Syarifuddin. 


Sumber : Pendam XII/Tpr
(Media Baru TVRI Kalbar)







Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., bertindak sebagai Inspektur pada Upacara Ziarah Taman Makam Pahlawan Dharma Patria Jaya, Kamis (26/1/2023).


Pelaksanaan Upacara Ziarah Makam Pahlawan ini berlangsung dengan khidmat, dengan Perwira Upacara Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Kalbar, Sefpri Kurniadi, S.STP., dan bertindak sebagai Komandan Upacara yakni,Tris Budi Meirani, S.STP., M.Si., yang berasal dari Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar. Pada saat tersebut Gubernur meletakkan karangan bunga di monumen sebagai tanda penghormatan kepada arwah pahlawan.


Usai Upacara Gubernur beserta seluruh Forkopimda dan beberapa Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalbar melakukan penaburan bunga di makam para pahlawan tersebut. Kegiatan ini dalam rangka sebagai wujud tanda penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang berasal dari tanah Kalimantan Barat (wnd).


Sumber : Adpim Prov Kalbar
(Media Baru TVRI Kalbar)







Dalam Rangka HUT Pemprov Kalbar Ke 66 Tahun, Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Barat Ny. Hj. Lismaryani, beserta para pengurus, membagikan paket sembako di 3 titik pada hari kamis (26/1/2023).


Ketiga lokasi tersebut yakni pertama TP PKK Prov Kalbar membagikan sembako kepada 58 Orang Cleaning Service yang sudah mengabdikan dirinya bekerja sebagai cleaning service di lingkungan Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Barat di atas 10 Tahun di Sekretariat TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, yang berlokasi di Jalan Sutoyo Pontianak.


Setelah itu, tim bergerak menuju Desa Sungai Ambawang Kab. Kubu Raya tepatnya di Aula Kantor Camat Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya untuk membagikan 200 paket sembako kepada masyarakat dilokasi tersebut. Di lokasi terakhir, rombongan bertolak menuju beberapa masyarakat yang sudah lanjut usia di Aula Kantor Camat Pontianak Selatan.


Pada kesempatannya, Ketua TP-PKK Prov Kalbar mengungkapkan bahwa bantuan yang disalurkan ini merupakan aksi sosial dalam rangka Peringatan Ulang Tahun ke 66 Provinsi Kalimantan Barat.


“Kami menyalurkan sebanyak 58 paket sembako kepada Cleaning Service di lingkungan Pemprov Kalbar yang telah mengabdikan dirinya lebih dari 10 tahun, 200 paket sembako kepada warga Sungai Ambawang dan warga Sungai Kakap serta 200 paket sembako kepada para lansia di wilayah Kecamatan Pontianak Selatan. Semoga dengan aksi sosial bantuan sembako ini bisa meringankan beban saudara - saudara kita,” harapnya.


Wanita yang baru saja dikukuhkan sebagai Ketua PMI Provinsi Kalbar baru - baru ini menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada tim yang telah bergerak bersama pada aksi sosial kali ini.


"Alhamdulillah kami sebagai koordinator aksi sosial menyerahkan bantuan di 14 Kabupaten/Kota. Untuk di wilayah Kota Pontianak dan Kubu Raya saya sendiri yang menyerahkan, kalau di 12 Kabupaten/Kota kami serahkan kepada para relawan untuk menyerahkannya. Jadi tahun ini sudah naik 100 dari tahun sebelumnya, Insya Allah jika ada rejeki tahun depan kita naikan lagi. Bantuan yang kami sampaikan ini merupakan bantuan yang berhasil kami himpun dari OPD Pemprov Kalbar. Semoga apa yang kami berikan ini dapat bermanfaat untuk saudara - saudara kita," ujarnya. 


Dirinya menambahkan bahwasanya berbagai aksi sosial lainnya juga akan digelar dalam rangka memeriahkan Hari jadi ke 66 Pemerintah Provinsi Kalbar.


“Kemarin kita juga menggelar aksi donor darah dan antusias warga untuk cukup tinggi untuk mendonorkan darahnya. Kita juga meresmikan call center 24 jam PMI Kalbar. Jadi jika ada warga yang membutuhkan darah bisa menghubungi call center PMI itu,” terangnya.


Di lokasi tersebut, salah seorang wanita paruh baya yang berprofesi sebagai pemulung mengungkapkan rasa syukurnya karena memperoleh sembako yang dibagikan tersebut.


“Saya sangat senang bisa mendapatkan bantuan sembako ini, awalnya saya kaget kenapa cucu saya mengajak ke kantor camat ternyata kami mendapatkan bantuan, terima kasih banyak atas bantuannya dan saya bisa bertemu dengan Ibu Gubernur", tuturnya.


Dalam aksi sosial pembagian sembako tersebut, turut didampingi Ketua Dharma Wanita Provinsi Kalbar Ny. Windy Prihastari Harrison, S.STP., M.Si. serta para rombongan TP-PKK Provinsi Kalbar dan PMI Provinsi Kalbar. 


Sumber : Adpim Prov Kalbar
(Media Baru TVRI Kalbar)







Polisi sebagai salah satu pelaksana fungsi pemerintahan di bidang harkamtibmas, perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, serta melakukan penegakan hukum, senantiasa berada di tengah-tengah masyarakat, untuk melaksanakan tujuan negara, yaitu melindungi dan melayani masyarakat dari ganguan kamtibmas.


Kapolres Kubu Raya AKBP Arief Hidayat, S.H., S.I.K., melalui Kasubsie Penmas Aipda Ade mengungkapkan, kehadiran Polisi ditengah-tengah masyarakat adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukan, karena Polisi pengemban fungsi kamtibmas, hadir sebagai alat perubahan sosial, mendinamiskan keadaan sosial, agar masyarakat dapat melaksanakan kegiatan sosial secara aman dan nyaman, Kamis (26/1/2023).


"Objek vital dan ditempat ramai berkumpulnya masyarakat serta di tempat-tempat rawan kejahatan menjadi point penting dalam KRYD (kegiatan Rutin Yang ditingkatkan), misalkan di area SPBU kehadiran petugas sangat diperlukan, tidak hanya mencegah tindak kejahatan namun juga memelihara harkamtibmas, ini yang dilakukan Polres Kubu Raya beserta Polsek Jajaran", kata Ade.


Patroli rutin yang ditingkatkan ini dilaksanakan siang maupun malam hari dengan melihat jam-jam rawan. Dengan hadirnya Polri yakni Polres Kubu Raya ditengah-tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik terhadap masyarakat Kabupaten Kubu Raya.


"Patroli KRYD ini sekaligus melakukan sambang dan dialog dengan warga masyarakat yang ditemui, hal ini dilakukan untuk mendengarkan keluhan dan masukan agar didapati informasi untuk Polri kedepannya semakin baik dan semakin dekat dihati masyarakat", tegasnya.



Call Centre NAMPONG KELOH Polres Kubu Raya :

Instagram @polreskuburaya/@kapolreskuburaya

Email polreskuburaya@gmail.com

WhatsApp 08115684456


Sumber : Humas Polres Kubu Raya
(Media Baru TVRI Kalbar)





Copyright © 2013 TVRI Kalimantan Barat .