Setelah memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan Wakil Bupati Sintang sisa masa jabatan 2021-2026 oleh DPRD Kabupaten Sintang. Akhirnya, Melkianus, S.Sos., terpilih menjadi Wakil Bupati Sintang mendampingi Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M.Med.Ph., menggantikan mendiang Yosep Sudiyanto, S.H.

 


Usai mendapatkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (SK Mendari) Tentang Pengangkatan Wakil Bupati Sintang yang terbilang cepat prosesnya, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., melantik Melkianus, S.So.s, sebagai Wakil Bupati Sintang di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Sabtu (13/8/2022). 


Turut hadir menyaksikan yakni istri Gubernur Kalimantan Barat sekaligus Ketua TP PKK dan Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat, Hj. Lismaryani Sutarmidji, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., beserta istri, Hj. Erlina Ria Norsan, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., beserta istri, Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si., jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten Sintang, Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Sintang.



Dalam sambutan yang disampaikan, Gubernur mengucapkan selamat kepada Wakil Bupati Sintang yang baru saja dilantik.


"Saya ucapkan selamat menjalankan tugas, sukses selalu, dan tetap koordinasi terus dengan Pak Bupati agar beliau bisa fokus untuk tugas-tugas lainnya," ucap H. Sutarmidji, S.H., M.H.


Apresiasi juga diberikan terhadap cepatnya proses pelantikan tersebut, dimana Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Sintang dan Panitia Pemilihan Khusus (Panlih) DPRD Kabupaten Sintang menyerahkan berkas Wabup terpilih kepada Biro Pemerintahan Setda Prov Kalbar.


"Segala proses tata kelola Pemerintahan juga harus cepat. Jangan lagi lama dan pengawasan internal merupakan tugas Wakil Bupati. Untuk Bupati Sintang, evaluasi kecepatan kerja menjadi tanggung jawab Wakil Bupati sebagai pengawasan dan kinerja ASN," lanjutnya.



Terkait tata kelola pemerintahan, Wabup Sintang diminta menjalankan tugas berdasarkan peraturan dan tetap berkoordinasi karena tanggung jawab dan keputusan tetap ada pada Bupati.


"Saya minta Wabup Sintang betul-betul bisa membantu Bupati dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan. Kabupaten Sintang masih perlu pembenahan di berbagai sektor karena wilayah yang luas. Dengan pengalaman saat di DPRD, saya yakin saudara mampu untuk melakukan itu. Jaga harmonisasi dengan DPRD dan lingkup Pemerintah Kabupaten Sintang," pesan Gubernur Kalimantan Barat.



Lambannya pelayanan banyak disebabkan keputusan yang diambil oleh para pengambil keputusan yang sibuk dengan kepentingan dan urusannya sendiri


"Urusan sendiri itu misalnya belum ada rumah jabatan, begitu sampai rumah jabatan harus begini begitu. Akhirnya, hanya sibuk urus diri sendiri dan lupa mengurus rakyat. Jangan sampai hal itu terjadi," tegas Gubernur.


Selain itu, H. Sutarmidji juga menekankan selalu mengawasi dan jangan pernah memberi ruang terhadap jual beli jabatan.


"Jangan pernah hal itu terjadi. Karena ketika ada pejabat yang memberi sesuatu kepada yang mengangkat dia, maka saudara tidak akan bisa berdiri tegak dihadapan yang bersangkutan. Oleh karena itu jaga marwah anda sebagai pimpinan," tegas Gubernur menutup sambutannya.(irf)


Sumber : Adpim Prov. Kalbar 
(Media Baru TVRI Kalbar)







Sebanyak 1.000 bendera Merah Putih disiapkan Ikatan Alumni Keluarga Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (IKAL LEMHANAS RI) Pemantapan Nilai-nilai (TAPLAI) Kebangsaan Provinsi Kalimantan Barat Angkatan 2 dilaksanakan pengibaran serentak di Waterfront City Benua Melayu Laut (BML) Pontianak, Sabtu (13/8/2022).


Ikal Taplai Lemhanas RI Kalbar bersama Tokoh Lintas etnis, tokoh pemuda, mahasiswa dan pelajar menggelar Upacara dan pengibaran bendera merah putih dengan mengikut sertakan TNI dan Polri serta melibatkan satu unit Kapal KRI Srimbua Lantamal XII yang mengikuti serimonial dari tengah-tengah Sungai Kapuas.


Hal tersebut disampaikan Ketua Ikal Taplai Lemhanas RI Kalbar, Edi Suhairul, S.Pd.I.

Ia mengatakan, Ikatan Alumni Keluarga Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (IKAL LEMHANAS RI) Pemantapan Nilai-nilai (TAPLAI) Kebangsaan Provinsi Kalimantan Barat Angkatan 2 menggagas gerakan pengibaran 1.000 Bendera Merah Putih dalam rangka sambut HUT KE-77 Kemerdekaan Republik Indonesia.


“Kegiatan Pengibaran 1.000 bendera merah putih ini dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI dan sekaligus mengingat perjuangan para pendiri bangsa, yang telah memperjuangkan kemerdekaan dengan mengorbankan harta benda bahkan nyawa dalam merebut kemerdekaan ini,” ujar Edi.



Edi mengatakan, pengibaran bendera ini dilakukan untuk memberi semangat sekaligus mengingatkan kembali warga-warga yang belum memasang bendera dihari kemerdekaan ini untuk melakukan Pengibaran Bendera Merah Putih di tempatnya masing-masing.


“Seribu bendera yang kita kibarkan sebagai gaung semangat perjuangan para pendiri bangsa ini, kita tidak lagi berjuang memikul senjata atau membawa bambu runcing. Kita saat ini hanya memperingati dan menghargai perjuangan pendiri bangsa ini dengan mengibarkan bendera di HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” tegasnya.


Edi mengatakan gerakan pengibaran seribu bendera merah putih, menggambarkan kekuatan yang didasari nasionalisme yang tetap menjaga persatuan dan kesatuan perlu dirawat dan dijaga bersama-sam oleh semua elemen, baik pemerintah, masyarakat serta TNI dan Polri.


Edi menyinggung adanya beberapa warga yang tidak atau lupa mengibarkan bendera merah putih maka Ikal Taplai Lemhanas RI Kalbar bersama elemen peserta Gerakan Pengibaran 1.000 bendera akan mendatangi dan memberikan bendera untuk dipasang dan dikibarkan.


“Kita juga akan melakukan penyisiran kepada rumah-rumah atau warga yang tidak atau mungkin lupa melakukan pengibaran bendera, kita akan bagikan bendera tetapi dengan cara kita berikan bendera dan kita tunggu sampai bendera itu terpasang dan kita akan tinggalkan setelah bendera itu dikibarkan,” jelas Edi Suhairul.


Edi mengatakan, langkah ini dilakukan agar nasionalisme dan kebangsaan serta dan wawasan kebangsaan masyarakat dan rasa memiliki negeri ini semakin kuat dan tertanam di hati sanubari dan jiwa di semua anak bangsa. 


“Kalau kita merasa bahwa negeri ini milik kita, maka kita akan bersama-sama menjaga dan merawatnya, sehingga negeri ini tetap menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang utuh dan kuat terhadap ancaman dan tantangan dari mana saja,” tegas Ketua Ikal Taplai Lemhanas RI Kalbar.


Pria yang juga seorang jurnalis ini mengatakan semangat 1.000 bendera adalah menggambarkan kekuatan yang berasal dari masyarakat, ketika kekuatan yang ada dikumpulkan dalam satu ikatan yang dimaknai dengan 1000 bendera, maka akan menjadi kekuatan yang besar, sehingga kekuatan itu perlu digaungkan dengan pengibaran 1.000 bendera merah putih.


“Karena itu, hari ini tepat pada 13 Agustus kita mulai gaungkan gerakan pengibaran 1.000 Bendera dari Waterfront City sebagai ikon Kota Pontianak yang baru saja dilaunching oleh Menekraf RI dan kita melibatkan anak-anak muda dari perwkilan Kabupaten Kota.


Salah Satu peserta Pengibaran 1.000 bendera merah putih, yang juga Ketua Badan Eksekutif Mahsiswa (BEM) Akademi Farmasi (Akfar) Yarsi Pontianak, Wahyu Dwi Pujianto mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh Ikal Taplai Lemhanas RI Kalbar.

Ia mengatakan bahwa momen seperti ini merupakan langkah yang sangat baik untuk membangkitkan kembali semangat kebangsaan seluruh elemen masyarakat, terlebih para generasi muda penerus cita-cita para pendiri bangsa.


“Saya sangat bangga bisa mengikuti kegiatan ini, kami merasa kegiatan yang mengobarkan semangat kebangsaan dan nasionalisme dikalangan anak muda seperti kami sangat perlu dilakukan, karena memang bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawan apalagi ini adalah hari kemerdekaan kita,” ungkap Wahyu.


Wahyu Dwi Pujianto mengatakan seiring perkembangan zaman dan teknologi saat ini terkadang memang ada hal yang terlupakan momen-moment seperti ini terutama dalam memaknai kemerdekaan, sehingga perlu dipupuk kembali dengan berbagai kegiatan.


“Kegiatan ini juga memberikan Motivasi saya sebagai pemuda dalam rangka peringatan HUT hari Kemerdekaan Indonesia,” pungkasnya.(*)


Sumber : Edy Jenggot
(Media Baru TVRI Kalbar)







Tumbuhan Kratom yang tumbuh subur di lahan yang basah, seperti di wilayah konservasi alam Danau Sentarum, Kabupaten Kapuas Hulu, memang memilki zat adiktif yang tinggi, namun tidak membuat pemakainya berhalusinasi.


Kratom tidak bisa hanya di lihat dari satu sisi saja, bahkan tumbuhan ini juga bisa digunakan untuk terapi bagi para pecandu narkotika. Manfaat Kratom juga sudah masuk dalam kategori tanaman jenis obat yang terdaftar dalam SK Menteri Pertanian Republik Indonesia.


Untuk membahas lebih dalam mengenai tumbuhan yang memiliki potensi ekspor menjanjikan tersebut, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., hadir sekaligus memberikan sambutan pada simposium bertajuk "Kratom Sustainability" yang dihadiri Senator Amerika Serikat, Curt Bramble, beserta tim dari Amerika Serikat, Asosiasi Kratom Indonesia, Yohanes Cianes Walean, Asosiasi Kratom Amerika, Mac Haddow.



Dalam sambutan yang disampaikan, Gubernur mengatakan hal yang terpenting adalah harus ada penelitian karena zat yang terkandung dalam Kratom memiliki senyawa dengan zat yang ada di tubuh, sehingga bisa menjadi netral 


H. Sutarmidji optimis pelarangan Kratom Tahun 2023 belum bisa terwujud hingga ada solusi. 


"Karena dalam kondisi sekarang ini kita harus berpikir bagaimana menjaga ekonomi masyarakat, yaitu dengan mengatur cara penjualannya dengan benar, melalui tata niaga supaya pelaku usaha dapat terkontrol pemasarannya", katanya.


Pengkajian diharapkan bisa terus dilakukan agar mendapatkan kesimpulan yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.


"Saya berharap tidak ada pelarangan Kratom, setidaknya 15 tahun kedepan. Sampai ada hasil penelitian yang valid. Sebab ketika Kratom sudah menjadi komoditas ekspor, tentu negara ingin ada kepastian tentang pemasukan Kratom," harap Gubernur Kalbar di Hotel Golden Tulip Pontianak, Jumat (12/8/2022).(wnd)


Sumber : Adpim Prov. Kalbar 
(Media Baru TVRI Kalbar)







Usai dilakukan ritual sembayang leluhur sejak beberapa waktu lalu, puncaknya dilakukan sembayang rebut dan pembakaran kapal wangkang di halaman Pemakaman Yayasan Bhakti Suci Jl.Adi Sucipto Desa Parit Baru Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (12/8/2022) sore. 


Sejumlah personil Polsek Sungai Raya Polres Kubu Raya diturunkan dan dibantu oleh Babinsa dan Sat Pol PP Kecamatan Sungai Raya untuk mengamankan jalannya acara penutupan tersebut. Kegiatan pembakaran replika kapal wangkang dimulai pukul 15.00 wib berakhir sekira pukul 16.30 wib. Selama berlangsungnya kegiatan situasi berjalan aman dan lancar dengan dilakukan pengamanan dari Personil Polsek Sungai Raya.


"Kami memastikan situasi aman, sehingga kami hadir dan membuat masyarakat nyaman dan merasa terlindungi ketika kita selalu ada ditengah- tengah agenda masyarakat," tutur Kapolsek Sungai Raya Kompol Charles Sitorus.


Hal senada pun diucapkan Camat Sungai Raya Drs. Ikhsan Sukendar, M.Si, bahwa kegiatan pembakaran replika wangkang merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahunnya dengan lokasi yang sama pada tahun-tahun sebelumnya oleh masyarakat tionghoa.


"Kegiatan ini diamankan oleh Polsek Sungai Raya, Babinsa dan Sat Pol PP guna menjaga kamtibmas", ucapnya.


Kades Parit Baru, Musa menambahkan, bahwa pembakaran kapal wangkang  tersebut merupakan tradisi yang diturunkan oleh leluhur etnis tionghoa untuk menghormati arwah sanak suadara yang sudah meninggal dan mengingat leluhur.


"Pembakaran kapal wangkang tersebut diartikan kapal samudera yang berfungsi mengangkut roh-roh keturunannya supaya dapat kembali ketempat kelahiran/akhirat, sebab setiap roh mesti ada asal usulnya", terangnya.


Sebelum melaksanakan pembakaran replika kapal wangkang, acara didahului dengan sembahyang rebut yaitu rangkaian ritual rebutan makanan berupa buah-buahan dan sayur-sayuran yang sebelumnya didahului dengan ritual sembahyang oleh pimpinan yayasan dan tokoh Tionghoa. (humas_resKR).


Sumber : Humas Polres Kubu Raya 
(Media Baru TVRI Kalbar)







Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XII Laksamana Pertama TNI Suharto, S.H., M.Si. (Han) memberikan pengarahan kepada seluruh Calon Siswa Bintara (Caba) Prajurit Karir dan Calon Siswa Tamtama (Cata) PK TNI Angkatan Laut Gel. II TA 2022 di lapangan Apel Satrol Lantamal XII Jalan Yos Sudarso Jeruju Kota Pontianak, sebelum mengikuti tahapan seleksi penerimaan calon Prajurit TNI Angkatan Laut, Jumat (12/08/2022). 


Panitia Daerah (Panda) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XII mengumpulkan semua para peserta yang mengikuti seleksi Caba PK dan Cata PK yang akan mulai melaksanakan tahapan seleksi pada hari Sabtu (13/8) besok.

Pendaftar yang sudah melaksanakan verifikasi sebanyak 573 orang calon siswa Caba PK dan Cata PK TNI Angkatan Laut di Panda Lantamal XII.


Adapun tahapan yang akan diikuti oleh peserta seleksi adalah kesehatan pertama yang meliputi kesehatan umum dan gigi, kesehatan kedua meliputi pemeriksaan bagian dalam yaitu darah, jantung, paru-paru dan kesehatan lainnya. Selanjutnya test kesegaran jasmani, test psycologi, mental ideologi tentang kesetian kepada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Pemerintah dan NKRI. Kemudian test kesehatan jiwa, pemeriksaan administrasi dan menghadapi Pantukhir Daerah. Apabila lulus maka calon siswa akan mengikuti Paktukhir tingkat pusat.

 

Pada kesempatan tersebut Komandan Lantamal XII, Laksma TNI Suharto, S.H., M.Si.(Han) menyampaikan penekanan bahwa saat ini TNI Angkatan Laut membutuhkan putra-putri terbaik yang berasal dari Kalimantan Barat untuk dididik menjadi Prajurit Angkatan Laut yang tangguh sesuai dengan perintah harian Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yakni membangun Sumber Daya Manusia TNI Angkatan Laut yang Unggul, Profesional serta Tangguh dalam menghadapi segala ancaman.


"Persiapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan selama mengikuti tahapan test yang dilaksanakan. Selama pelaksanaan seleksi di Panda Lantamal XII ini tidak dipungut biaya apapun, gratis oleh karena itu laksanakan test secara sungguh-sungguh, dan taati aturan yang berlaku didalam kesatrian TNI AL. Keberhasilan dalam mengikuti tahapan seleksi tergantung pada kemampuan diri sendiri dan bukan karena orang lain," jelas Danlantamal  


Hadir juga dalam pengarahan Komandan Lantamal XII terhadap calon-calon siswa prajurit TNI Angkatan Laut, Aspers Danlantamal XII, Kadiskes dan panitia penerimaan Calon Bintara PK dan Tamtama PK TNI AL Gelombang II TA 2022.


Sumbes : Dispen Lantamal XII
(Media Baru TVRI Kalbar)







Komandan Lanud Harry Hadisoemantri Letkol Nav W. P. Pujo Wahono, S.H., M. Han menyambut kedatangan Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel dalam rangka kunjungan kerja Tim Was DPR RI di , Jln. Merdeka Desa Sebunga Kec. Sajingan Kab. Sambas Prov. Kalimantan Barat. Jumat, (12/8/2022).


Kehadiran rombongan tersebut menggunakan Pesawat TNI AU yaitu Helikopter Puma SA-330 dari Skadron 8 Bogor Jawa Barat dengan rute Lanud Supadio Pontianak ke Helipad Aruk dan Landing di sambut oleh Danlanud Had beserta Pejabat Instasi terkait untuk melaksanakan diskusi tanya jawab terkait pengembangan pembangunan di perbatasan darat PLBN Aruk Kec. Sajingan Besar Kab. Sambas.


Rachmat Gobel mengatakan, kunjungan kerja tersebut merupakan peninjauan PLBN akses perlintasan Indonesia ke Malaysia permasalahan status jalan.


"Kami perwakilan DPR-RI akan membawa permasalahan ini ke sidang DPR-RI agar dapat kejelasan, sehingga pembangunan jalan bisa dilaksanakan. Apapun kendala yang ada dilapangan, PLBN segera melaporkan ke pemerintah agar cepat dalam penanganannya", katanya.


Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Anggota DPR RI lainnya, yakni Jacki Uly, Drs. Cornelis, M.H., Yessi Melania. Sementara dari staf khusus,Nining Indra Saleh, Krisna dari Ditjen PDN Kemendag, Tanozisochi Lase dari Direk CKP, Dr. Asnil, SE.M.Si selaku Asep PKPD BNPP dan Deputi I BNPP, Purwoto, Dandim 1208/Sambas Letkol Inf Dadang Armada Sari, Kadisops Lanud Had Mayor lek Darmawan Setyo Nugroho, Kabag Ops Polres Sambas Kompol Dahomi B. Siregar serta Forkopincam Sajingan Besar.


Sumber : Dispen Lanud Had
(Media Baru TVRI Kalbar)







Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) merupakan lembaga negara yang dibentuk melalui undang-undang bersifat independen, mengatur hal-hal mengenai penyiaran.


Kiprah Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) sangat dinantikan di Kalimantan Barat karena masyarakat sangat memerlukan penyiaran guna memperoleh informasi sebagai perwujudan hak asasi manusia dalam kehidupan bermasyarakat. 


Informasi melalui penyiaran menjadi penting karena pada hakekatnya informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang untuk pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta bagian penting bagi ketahanan nasional.


“Masyarakat Kalbar sangat menanti kiprah KPID, terutama informasi mengenai kejadian yang ada di Kalimantan Barat. KPID akan menyampaikan kepada masyarakat melalui penyiaran, baik itu radio, TV, dan lain sebagainya. Tidak lama lagi Bangsa Indonesia akan memasuki tahun dimana pesta demokrasi akan diselenggarakan. Saya berpesan seluruh anggota KPID harus netral dan jangan sampai berpihak kepada satu ataupun yang lainnya serta memperhatikan hal-hal mengenai pengawasan dan pemantauan pemberitaan, penyiaran, dan iklan kampanye pemilihan umum, di lembaga penyiaran," ungkap Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., ketika melantik anggota KPID Provinsi Kalimantan Barat Periode 2022-2025, Jumat (12/8/2022).



Pelantikan yang diselenggarakan di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat ini merupakan implementasi amanah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2022 Tentang Penyiaran.


Adapun 7 Anggota KPID Prov Kalbar yang baru saja dilantik yakni Martinus Yoseph Isidorus Deddy Malik, S.T., Teresa Rante Mecer, S.H., Renee Franciscus Winarno, S.H., Charles Armando Efraim, S.A.P., M.A.P., Misrawi, S.Sos.I., Meriana, S.Pd., dan Albertus Panca Esti Widodo, S.Sn.


Dihadapan Jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Wagub Kalbar menyampaikan harapan kepada seluruh anggota KPID yang baru saja dilantik agar bisa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.


"Kami berharap seluruh anggota KPID yang baru saja dilantik dapat menjalankankan tugas dengan sebaik-baiknya. Kemudian, cepat menyesuaikan dengan situasi dan kondisi, apalagi kita tidak lama lagi akan menyambut pesta demokrasi," tutup H. Ria Norsan .(irf)


Sumber : Adpim Prov. Kalbar 
(Media Baru TVRI Kalbar)






Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2023 Kota Pontianak telah ditetapkan. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menerangkan, volume anggarannya sebesar Rp1,83 triliun. Volume tersebut berubah dari anggaran tahun 2022.


"Adanya perubahan volume itu disebabkan pengaruh ekonomi global yang terjadi hingga saat ini," ujarnya usai penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2023 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Jumat (12/8/2022).


Menurutnya, ada beberapa jenis Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diharapkan terdongkrak. Sebab terjadinya fluktuasi dilihat dari ekonomi makro, indeks kemiskinan dan lain sebagainya. Namun jika dilihat dari sisi pertumbuhan ekonomi memang trennya positif. Hanya saja, kata dia, fakto ekonomi global, terutama perang antara Rusia dengan Ukraina, sedikit banyak ikut mempengaruhi perekonomian di Indonesia.


"Harga minyak naik, harga bahan kebutuhan pokok naik. Faktor perubahan cuaca juga ikut mempengaruhi melonjaknya harga pangan," sebutnya.


Edi menyatakan, pihaknya akan mengambil langkah-langkah, di antaranya penghematan dan efisiensi, mengurangi belanja-belanja yang tidak bermanfaat serta rasionalisasi pajak termasuk mengurangi belanja modal yang mencakup belanja barang dan jasa serta belanja pegawai. Dirinya menilai, meskipun kondisi anggaran yang demikian, hal itu tidak akan mempengaruhi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak.


"Hanya saja capaian-capaian target tidak bisa tercapai secara optimal karena memang semua itu tergantung pada anggaran," pungkasnya. 


Sumber : Prokopim
(Media Baru TVRI Kalbar)







Bupati Sambas Satono, surati Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), minta kuota penambahan BBM solar untuk Kabupaten Sambas ditambah.


Dalam poin nomor 3, surat bernomor 510/150/Kumindag-E itu, Bupati Satono menyampaikan alasan perlunya penambahan kuota solar untuk Kabupaten Sambas.


Adapun alasannya, karena adanya peningkatan aktivitas perekonomian saat ini, yang berdampak pada meningkatnya JBT minyak solar pada triwulan I dan II Tahun 2022.


Kondisi ini menimbulkan antrean panjang di seluruh SPBU penyalur JBT solar di Kabupaten Sambas. Sehingga menimbulkan keresahan dan solar" kelangkaan solar. Nelayan pun terdampak. Tak bisa melaut. Akibat sulitnya mendapat solar.


"Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, maka bersama ini kami mengusulkan adanya penambahan kuota JBT minyak solar tahun 2022 di Kabupaten Sambas dengan rincian terlampir," kata Bupati Sambas Satono dalam surat di poin empat.


Adapun rincian usulan penambahan kuota sebagaimana surat Bupati Sambas, Satono ke BPH Migas yaitu sebagai berikut. Usulan penambahan kuota usaha perikanan sebesar 48.104 KL. Usulan penambahan kuota solar untuk usaha pertanian sebesar 7.200 KL.


Selanjutnya, usulan penambahan kuota solar untuk pelayanan umum sebesar 384 KL, dan usulan penambahan kuota solar untuk transportasi sebesar 58.378 KL. Sehingga total usulan penambahan kuota solar yang diinginkan sebanyak 114.066 KL.


Sumber : Humas Kab. Sambas
(Media Baru TVRI Kalbar)







Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P., M.M., mengikuti secara virtual Panen Raya Jagung dan Peresmian Seratus Titik Sumber Air oleh Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman dari Ruang Rapat Puskodalopsdam XII/Tpr, Jum'at (12/8/22). 


Panen raya jagung dan peresmian sebanyak 100 titik sumber air program TNI Manunggal Air oleh Jenderal TNI Dudung Abdurachman ini dilaksanakan di Desa Ciemas, Kecamatan Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.


Kasad, Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam sambutannya menyampaikan, apabila membahas isu pangan maka yang terbayang di depan mata kita adalah ancaman krisis pangan. Bagaimana tidak, belum selesai kita merespon pandemi Covid-19, saat ini ada lagi ancaman akibat dari pecahnya perang antara Rusia dan Ukraina. 



Menurut Kasad, perang tersebut tidak hanya mengakibatkan terjadinya korban jiwa antara Rusia dan Ukraina tapi juga berdampak dengan terganggunya suplai bahan pangan yang mengakibatkan kelaparan atau krisis pangan. 


Untuk mengatasi hal tersebut, kata Kasad, diperlukan kerja sama semua stake holder, bersama sama dan bahu membahu, serta berinovasi guna menghindarkan krisis pangan tersebut. TNI AD sebagai bagian dari komponen bangsa yang bertanggung jawab menjaga NKRI dari berbagai ancaman. Untuk itulah TNI AD turun gunung untuk menghadapi kemungkinan krisis pangan. 


Selanjutnya kata Kasad, merupakan suatu hal mutlak bahwa TNI Angkatan Darat dimana harus hadir serta siap mengatasi kesulitan  masyarakat. Ini salah satu program dalam wujud nyata upaya kita meningkatkan ketahanan pangan dengan membuka lahan kemudian juga membuat sumur bor.


"Hari ini ada 1100 hektar lahan bekerja sama dengan PTPN. Lahan - lahan ini biasanya digunakan untuk latihan oleh Kostrad tetapi kita manfaatkan. Hari ini kita juga meresmikan penggunaan 100 titik air di seluruh Indonesia. Saat ini kita sudah ada membangun lebih dari 600 titik air," kata Kasad.


Sumber : Pendam XII/Tpr
(Media Baru TVRI Kalbar)







Wakapolres Kubu Raya, Kompol Shandy W.G. Suawa, S.P, S.I.K., M.H pimpin kegiatan Polisi Wanita (Polwan) Goes To School yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Jumat (12/8/2022). 


Kegiatan Polisi Wanita Goes To School Dalam Rangka Hari Jadi Ke-74 Polisi Wanita Republik Indonesia yang diisi dengan kegiatan penyuluhan hukum kepada Siswa dan Siswi SMA Negeri 1 Sungai Raya. 


Dalam penyampaiannya Waka Polres Kubu Raya, Kompol Shandy W.G. Suawa, S.P, S.I.K., M.H juga menyampaikan materi tentang Cerdas dan Aman Bermedia Sosial.


“Kami menyampaikan penyuluhan hukum tentang Cerdas dan Aman Bermedia Sosial diharapkan dapat memberi pengetahuan kepada siswa agar aman dalam bermedia sosial sehingga tidak lagi ditemukan siswa yang menjadi korban ataupun pelaku dari tindak pidana traksaksi eletronik,” jelas Wakapolres.


Pada kegiatan ini  Kompol Shandy W.G. Suawa juga didampingi oleh 5 personil  Polisi Wanita (Polwan) Polres Kubu Raya, Bripka  Weni, Briptu Vebi, Bripka Ria, Bripda Adam dan Britu Dizi.


“Materi Penyuluhan Hukum yang disampaikan dalam giat Polwan Goes To School dengan judul Cerdas dan Aman Bermedia Sosial sangat diperlukan anak-anak didik atau pelajar bisa berhati-hati jangan sampai jadi korban apalagi pelaku Tindak Pidana yang ditangani dalam ITE,” ungkap Kompol Shandy W.G. Suawa.


Kegiatan Polwan Goes To School ini mendapat sambutan baik serta apresiasi dari Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sungai Raya, Aisha, M. Pd. Kepala Sekolah berharap dengan adanya kegiatan penyuluhan hukum ini diharapkan Siswa-siswi bisa menerapkan Cerdas dan Aman dalam menggunakan media sosial.


“Kami mengucapkan terimaksaih atas kedatangan Wakapolres Kubu Raya yang melaksanakan kegiatan Polwan Goes To School dengan judul Cerdas dan aman bermedia sosial sangat diperlukan anak-anak didik atau pelajar bisa berhati-hati jangan sampai jadi korban apalagi pelaku kejahatan karena ketidaktahuannya,” ungkap Aisha, M.Pd. 


Dalam penyuluhan ini Siswa-siswi Sekolah SMA Negeri 1 Sungai Raya mendapatkan pengetahuan tentang Media Sosial, Dasar Hukum, Tindak Pidana yang ditangani dalam ITE, Kejahatan Online yang harus diwaspadai, Pedofil Online  atau Child Grooming, Sextortion, Love Scam, Motivasi Pelaku, Modus Pelaku, Bagaimana  agar terhindar menjadi korban, Siber Bullying.


Polwan Goes To School ini juga memberikan tips bagaimana agar terhindar menjadi pelaku bullying, terhindar penipuan belanja online, Contoh akun yang tidak menipu, Tips aman transaksi online.


Siswa-siswi Sekolah SMA Negeri 1 Sungai Raya diajarkan solusi bila menjadi korban, Cara mengamankan bukti di akun medsos, Cara copy link url akun ig dan bagaimana kaum muda harus bersikap. 


Sumber : Humas Polres Kubu Raya
(Media Baru TVRI Kalbar)







Canda tawa terlihat jelas di wajah H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., Gubernur Kalimantan Kalimantan Barat, saat menyapa anak-anak di seluruh Kalimantan Barat secara virtual, serta menyaksikan tarian dan hiburan yang ditampilkan forum anak dalam kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pelembagaan Pemenuhan Hak Anak melalui Hari Anak Nasional Tahun 2022 di Hotel Ibis Pontianak, Kamis (11/8/2022).


Hadir mendampingi Gubernur yaitu Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Hj. Lismaryani Sutarmidji, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si., Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, S.E., M.M., Jajaran Forkopimda Prov Kalbar, serta Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemprov Kalbar.



Dalam sambutan yang disampaikan, Gubernur berharap anak-anak Kalbar dapat menerapkan 4 indikator kesuksesan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu kejujuran, disiplin, dukungan orang terdekat, dan skill (kemampuan).


"Indikator ini sudah dipraktikkan oleh semua negara maju, sehingga tingkat pelanggaran hukum sangat kecil. Empat indikator ini harus dimiliki setiap anak. Sebagai orang tua, kita harus memberikan perhatian supaya mereka bisa sukses dalam menjalankan kehidupan sehari-hari hingga nanti," harap Gubernur saat menyampaikan secara luring dan daring.


Selain itu, seluruh stakeholder juga diminta untuk semakin peduli terhadap pemenuhan hak-hak anak, terutama pada pemerintah daerah dan institusi pemerintah guna mencetak generasi yang dapat berkompetisi dengan daerah lain.


"Kepala daerah dan seluruh perangkat daerah hingga tingkat desa agar memperhatikan hal-hal ini. Mari, kita siapkan generasi emas dari sekarang. Jangan sampai saat masa itu datang, kita hanya menjadi penonton," ajak H. Sutarmidji.(wnd)


Sumber : Adpim Prov. Kalbar 
(Media Baru TVRI Kalbar)






Thalassemia merupakan penyakit yang dapat dideteksi sejak dini, sejak anak usia empat bulan, untuk pengobatan yang tepat bisa membuat pengidap lebih cepat tertangani dengan baik.


Pengobatan Thalassemia, biasanya dilakukan dengan cara transfusi darah secara rutin untuk mengganti hemoglobin yang pecah sebelum waktunya.


Satu pengidap Thalassemia diharapkan bisa memiliki bank donor darah yang berisikan minimal 20 orang, sehingga keperluan darah bisa dipenuhi kapan pun diperlukan.



Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., ketika membuka kegiatan Deklarasi Kolaboratif Deteksi Dini Thalassemia di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (11/8/2022).


"Target saya 20 orang, karena setiap golongan darah pasti berbeda-beda, itu yang terus kita upayakan. Untuk tempat transfusi harus dibuat senyaman mungkin untuk anak-anak, sehingga anak tersebut tidak merasa beban bagi dirinya," ujarnya.



Selain membuka kegiatan tersebut, Gubernur juga menjadi saksi Pengukuhan Duta Thalassemia Kalbar, Hj. Lismaryani Sutarmidji, oleh Ketua Yayasan Thalassemia Indonesia, H. Ruswandi.


Tak hanya Gubernur, kegiatan pengukuhan ini disaksikan oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, S.H., Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, S.E., M.M., Ketua POPTI Kalbar, Windy Prihastari, S.STP., M.Si., jajaran Forkopimda Prov Kalbar, dan beberapa Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.


Meneruskan sambutannya, Gubernur meminta masyarakat harus bisa memahami Thalassemia, langkah pencegahan yang dapat dilakukan, serta cara merawat anak yang mengidap Thalassemia.


"Ini merupakan salah satu kampanye yang harus dipahami masyarakat. Jangan sampai penderita semakin banyak dan bertambah. Inilah yang harus kita lakukan, terutama di tingkat SMA dan SMK agar mereka memahami dan menjadi pendonor tetap," terang H. Sutarmidji.




Selanjutnya, Gubernur optimis pengidap Thalassemia dapat disembuhkan. Hal yang wajib dilakukan adalah melakukan pencegahan dan memutus mata rantai penyakit tersebut.


"Jika Allah, Tuhan Yang Maha Esa, berkehendak semua bisa terjadi. Penyakit yang lebih rentan dari Thalassemia saja bisa sembuh. Saya yakin bisa. Selain pencegahan, jangan sampai ada penambahan penyandang Thalassemia baru. Kita harus memutus mata rantai Thalassemia dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat," lanjutnya.


Sementara itu, Hj. Lismaryani Sutarmidji menyampaikan apresiasinya kepada Persatuan Orang Tua Penderita Thalassemia Indonesia (POPTI) yang mempercayakan tugas dan amanah sebagai Duta Thalassemia Kalbar.


"Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada Ketua POPTI Pusat dan Gubernur Kalbar atas amanah yang diberikan. Ini merupakan amanah besar yang harus saya jalani. Dan sebagai Ketua TP PKK Kalbar, hal ini juga merupakan tugas kami untuk mensejahterahkan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan," ucap Duta Thalassemia Kalbar.



Terkait upaya pencegahan Thalassemia, Duta Thalassemia Kalbar siap menggencarkan sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit Thalassemia karena masih banyak orang tua yang belum mengetahui tentang penyakit ini.


"Kita akan turun lapangan dan mensosialisasikan Thalassemia. Mulai dari gejala, langkah pencegahan, dan lainnya. Kalau ada anggota keluarga yang menjadi penyandang Thalassemia harus segera diskrining karena penyakit ini bukan penyakit menular, melainkan penyakit turunan," jelas Hj. Lismaryani.(wnd)


Sumber : Adpim Prov. Kalbar 
(Media Baru TVRI Kalbar)





Copyright © 2013 TVRI Kalimantan Barat .