Dalam mendukung program Pemerintah Daerah untuk mencerdaskan generasi muda khususnya wilayah perbatasan Kalbar, Prajurit Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns menjadi tenaga pendidik mengajar siswa SMPN 2 Jagoi Babang Dusun Saparan, Desa Kumba, Kec. Jagoibabang, Kab. Bengkayang.


Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong, Kab. Sanggau, mengatakan kegiatan mengajar ini dilakukan oleh 2 personel pos Saparan dipimpin Pratu Ade yang mengajar materi bahasa Indonesia.


"Setiap anak-anak di Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki hak yang sama untuk dapat menikmati pendidikan yang layak dimanapun berada salah satunya adalah di wilayah perbatasan Kalbar, kami ingin anak-anak di wilayah perbatasan juga memiliki kualitas yang tidak kalah dengan anak-anak di perkotaan," ucap Dansatgas, Selasa (18/01/2022).


"Tujuannya adalah turut serta dalam mencerdaskan anak-anak generasi bangsa, disamping itu juga sebagai salah satu upaya membantu kekurangan guru yang masih menjadi kendala bagi sekolah-sekolah yang berada di perbatasan Kalbar", imbuhnya.


Pada waktu terpisah Danpos Saparan Lettu Inf Dade Setiawan mengatakan bahwa personel Satgas Pamtas sudah dibekali keterampilan agar dapat mengajar, sehingga keterampilan tersebut kini diterapkan dengan mengajar anak-anak sekolah khususnya di wilayah perbatasan Kalbar.


“Semoga kehadiran kami dapat bermanfaat bagi lingkungan sekitar terutama bagi sekolah wilayah perbatasan yang kekurangan tenaga pendidik,” ujar Danpos.


Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 02 Jagoi Babang Ibu Dini Hudhatin, S.Pd, (45 th) menyambut positif dan mengucapkan terima kasih kepada anggota Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns yang dengan suka rela membantu mengajar di sekolahnya.


"Kami ucapkan banyak terima kasih kepada anggota Satgas Pamtas yang telah membantu kami para guru yang ada di perbatasan Kalbar, kami berharap Satgas Pamtas terus aktif membantu kami dalam mengajar sebagai tenaga pendidik,” ucapnya.


Sumber : Pen Satgas Pamtas 643












Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menjadi pembicara dalam 'ASEAN City Leaders Dialogue 'Finding Breakthrough and Stepping Up Climate Commitmens Post-COP 26' yang diselenggarakan The United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAG), secara virtual Senin (17/1/2022).

Dalam kesempatan itu, Edi berbagi best practise upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang dilakukan Kota Pontianak. 


Dalam paparannya, Edi Kamtono menjelaskan Kota Pontianak memiliki sejumlah potensi bencana. Di antaranya angin puting beliung, genangan akibat banjir rob, dan kebakaran lahan gambut. Di mana ketiga potensi tersebut makin tinggi intensitasnya di tengah perubahan iklim dunia. 


"Kota Pontianak memiliki kondisi yang unik dan sebenarnya punya permasalahan yang kurang lebih sama dengan kota-kota lain di dunia," ujarnya. 


Kota Pontianak sendiri sudah melakukan berbagai upaya dalam beradaptasi dan memitigasi perubahan iklim. Seperti memperbanyak ruang terbuka hijau yang sudah mencapai 26 persen, pengurangan volume sampah ke TPA Batulayang dengan memperbanyak bank sampah dan pengelolaan sampah menjadi kompos dan energi terbarukan, dan berbagai intervensi dalam menghadapi kebakaran lahan. 


"Kami juga berkolaborasi dengan komunitas dan berbagai pihak dalam penanganan masalah lingkungan. Untuk kebakaran lahan, misalnya, kami tegas dalam penegakan Perwali Kota Pontianak Nomor 55 Tahun 2018 tentang Larangan Pembakaran Lahan," jelasnya. 


Selain itu, Pemkot Pontianak juga melakukan sejumlah langkah penghematan energi. Misalnya menggunakan panel surya, mengganti penerangan jalan umum dengan LED, dan membudayakan kegiatan bersepeda. 


Dalam dialog tersebut, Edi Kamtono saling berbagi pengetahuan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dengan Walikota Baguio dan Iriga dari Filipina; Wali Kota Kuala Lumpur dan Subang Jaya dari Malaysia, Walikota Can Tho, Vietnam; Walikota Makassar; dan Walikota Phuket, Thailand. Agenda ini turut diikuti lembaga non pemerintah yang fokus dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dunia.


Sumber : Prokopim




Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Sulaiman Agusto memberikan penghargaan dan tali asih kepada Babinsa Koramil 1207-03/Pontianak Barat bertempat di Makodam XII/Tpr, Kubu Raya, Kalimantan Barat. Senin (17/1/2022).


Penghargaan ini diberikan oleh Mayjen TNI Sulaiman Agusto kepada Serda Delfi atas aksinya menyelamatkan seorang pengemis yang menceburkan diri ke sungai di Jalan Puyuh, Kelurahan Mariana, Pontianak Barat pada hari Jum'at (14/1) lalu.


Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Sulaiman Agusto mengapresiasi kesigapan dari Babinsa Kelurahan Mariana, Serda Delfi yang memberikan pertolongan kepada masyarakat.


"Puji syukur masyarakat cepat ditolong oleh Babinsa sehingga jiwanya terselamatkan," kata Pangdam.


Selanjutnya Pangdam berharap, melalui apresiasi ini dapat memotivasi Babinsa yang lainnya untuk selalu menolong masyarakat di wilayah desa binaan masing-masing.


"Setiap ada kesulitan yang dirasakan oleh masyarakat, para Babinsa harus selalu hadir. Babinsa harus selalu jadi pelopor dalam hal kebaikan di wilayah binaan," harap Mayjen TNI Sulaiman Agusto.


Sumber : Pendam XII/Tpr





Komandan Pangkalan Utama TNI AL XII Pontianak, Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman, selaku Ketua Panda Daerah Penerimaan Caba Pria/Wanita dan Cata PK Gelombang I Tahun 2022, didampingi  Aspers Danlantamal XII, Kolonel Laut (KH) Nur Legawa Handaka E,S.P., selaku Sekretaris Panda, dan Kepala Dinas Kesehatan Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pro, selaku Katim Kesehatan melaksanakan pendalaman hasil pemeriksaan kesehatan tahap pertama terhadap Calon Caba Pria/Wanita dan Cata PK gelombang 1 Tahun 2022, bertempat di Mako Satrol Lantamal XII Jl. Komyos Sudarso No 1 Jeruju Kota Pontianak, Minggu (16/01/2022).


Dari 164 Caba Pria yang mengikuti test pemeriksaan kesehatan tahap pertama tersebut terpilih 109 orang dinyatakan lolos untuk mengikuti test tahap berikutnya. Sementara itu Caba Wanita dari 70 orang mengikuti test, terpilih 49 orang yang dinyatakan lulus dan dapat mengikuti test tahap berikutnya. Sedangkan Cata jumlah dari 42 orang yang mengikuti test, sebanyak 30 orang dinyatakan lulus. Selanjutnya mereka yang dinyatakan lulus kesehatan tahap pertama akan melanjutkan Test Psikologi tahap pertama yang akan dilaksanakan pada Selasa (18/01) besok, di SMK 4 Jeruju, Sungai Jawi Dalam Pontianak Barat.


Pada kesempatan tersebut, Komandan Pangkalan Utama TNI AL XII Pontianak, Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman, menyampaikan kepada seluruh calon untuk tidak langsung puas dengan hasil yang dicapai, karena masih banyak tahapan yang harus  dilalui calon dalam test tingkat daerah. Oleh sebab itu tetap berusaha semaksimal mungkin dan tetap menjaga kesehatan dengan baik, karena akan banyak menguras tenaga dan pikiran dalam tahapan test selanjutnya.


Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Lantamal XII, Letkol Laut (K) drg. Heru Subagyo, Sp. Pro, selaku Katim Kesehatan menyampaikan kepada yang belum lulus dalam test kesehatan tahap pertama tersebut agar tidak menyerah dan terus berjuang menggapai cita-cita.


"Kalau hari ini belum lulus bukan berarti sudah kiamat, masih banyak kesempatan yang akan datang, yakni penerimaan Caba dan Cata PK gelombang kedua, sehingga ada kesempatan untuk mendaftarkan diri kembali, tentunya dengan memperbaiki diri lebih baik lagi. Gunakan waktu yang ada untuk memperbaiki kesehatan sehingga boleh mencapai stakes I, sehingga kedepan bisa lebih baik", kata Kadiskes Lantamal XII.


Hadir dalam kegiatan Apel Pembagian Kelompok Test Caba Pria /Wanita dan Cata PK Gelombang I Tahun 2022, antara lain Danlantamal XII, Brigjend TNI (Mar) Andi Rukman, Aspers Danlantamal XII, Kolonel Laut (KH) Nur Legawa Handaka E, S.P., Dandenma Lantamal XII, Letkol Laut (PM) Hendry Wijaya, S.H., M.Hum., dan Kaur Jasrek Dismin Lantamal XII, Kapten Laut (KH) Salahuddin.


Sumber : Dispen Lantamal XII, Koarmada I












Komandan Lantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman, yang diwakili oleh Wadan Lantamal XII, Kolonel Laut (P) Suhendro, S.AP, M.Si (Han), hadir dalam acara Dialog Interaktif yang digelar oleh RRI Pontianak. Dialog interaktif tersebut mengangkat tema "Memaknai Hari Dharma Samudera" bersama  pelaku sejarah yakni Serma (Purn) DS  Mattalim, PPAL Pontianak dan Kopka (Purn) Sudarmansyah, PPAL Pontianak, Senin (17/01/2022).


Dalam Dialog tersebut Wadan Lantamal XII, menyampaikan bahwa sampai saat ini masih banyak warga negara Indonesia yang belum tahu peristiwa yang terjadi pada tanggal 15 Januari 1962, yang sampai saat ini diperingati sebagai  “HARI DHARMA SAMUDRA”. Pertempuran yang terjadi di laut Aru, merupakan peristiwa heroik yaitu pertempuran di laut antara 3 kapal perang Angkatan Laut Republik Indonesia, yakni RI Matjan Tutul, RI Matjan Kumbang dan RI Harimau dengan 3 kapal perang AL Kerajaan Belanda.  Pada peristiwa tersebut salah satu kapal perang ALRI yaitu Rl Matjan Tutul tenggelam dan mengakibatkan gugurnya Deputy I KSAL Komodor Josaphat Soedarso beserta sekitar 25 anak buah kapal (ABK) Rl Matjan Tutul. Peristiwa ini selanjutnya dikenang sebagai “Pertempuran Laut Aru”.

"Peristiwa Pertempuran Laut Aru yang terjadi 60 tahun silam merupakan dampak dan konfrontasi Indonesia – Belanda akibat sengketa Irian Barat atau yang kini kita kenal sebagai Propinsi papua. Hal tersebut bermula dari keingkaran Pemerintah Kerajaan Belanda untuk mengembalikan Irian Barat ke pangkuan NKRI, meskipun telah disepakati dalam Perjanjian Roem-Roijen 1949 atau dikenal dengan kenferensi meja Bundar.  Sehingga akhirnya Indonesia kemudian mengumandangkan Tri Komando Rakjat  atau disingkat Trikora yang isinya gagalkan pembentukan "Negara Boneka Papua" buatan Belanda kolonial, Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat Tanah Air Indonesia, dan bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan Tanah Air dan Bangsa", ujar Wadan Lantamal XII.


Sementara itu Serma (Purn) Mattalin dan Kopka (Purn) Sutarman Bin Atmoharsono, saat peristiwa Perang laut Aru, keduanya telah bertugas sebagai ABK Kapal Perang Republik Indonesia. Serma (Purn) Mattalim, Lahir di Malang pada tanggal 12 Mei 1940, berpangkat Kelasi Dua, sebagai ABK RI Mega Mendung, Type Kapal Gun Boat, dan Kopka (Purn) Sutarman Bin Atmoharsono, saat itu berpangkat Kelasi satu, sebagai ABK RI Sultan Iskandar Muda - 304 (Jenis Kapal Destroyer). 


Menurut keterangan Bapak Mattalim, setelah terjadinya peristiwa Perang di Laut Aru, Bapak Mattalim sebagai ABK RI Mega Mendung berada di Pangkalan Surabaya, oleh pimpinan TNI AL saat itu memerintahkan sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia berangkat menuju Irian Barat. Adapun Kapal Perang yang berangkat antara lain: RI Mega Mendung, RI. Mega Guntur, RI. Mega Kabut, RI Mega Mukti, RI Mega Sakti dan RI Mega Gantang. (Jenis Kapal Gun Boat). Selain itu juga RI Batu Padas, RI Batu Karang, RI Batu Hitam, RI. Batu Pasir, RI. Batu Granit, serta Kapal Perang Republik Indonesia bernama Ular, antara lain RI Ular Sendok, RI. Ular Sanca, RI. Ular Cobra dan RI Ular Puspokadjang, semuanya kapal tersebut masuk dalam Divis Kapal Meriam atau Gun Boat. “Demikian ungkap Serma (Purn) Mattalin.”


Hadir dalam acara Dialog tersebut antara lain  Aspers Danlantamal XII, Kolonel Laut (KH) Nur Legawa Handaka W., S.P., Kepala Stasiun RRI Pontianak, Dra. Teguh Yuli Astuti, MM., Koordinator Pemberitaan, R. Agus Yogo Untoro, S.Sos., MM., Koordinator Lembaga Pengembangan Usaha, Murtafa, ST., Bpk. Soepojo, Ketua PPAL Pontianak, Serma (Purn) DS  Mattalim, PPAL Pontianak (pelaku sejarah), dan Kopka (Purn) Sudarmansyah, PPAL Pontianak (pelaku sejarah).


Sumber : Dispen Lantamal XII, Koarmada I










Walikota Tinjau Lokasi Terdampak Angin Puting Beliung



Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan segera membantu warga terdampak bencana angin puting beliung di Kelurahan Banjar Serasan. Sebagaimana diketahui pada Minggu (16/1) terjadi bencana angin puting beliung yang mengakibatkan sejumlah rumah warga di Kelurahan Banjar Serasan mengalami kerusakan, baik itu rusak berat maupun ringan.


Edi mengatakan Pemkot Pontianak hingga kini masih melakukan pendataan rumah warga yang terdampak puting beliung. Hingga saat ini tercatat lebih dari 30 rumah yang terdampak baik rusak ringan maupun berat. Selain itu juga terdapat sekolah yang terkena angin puting beliung.


"Kerusakan rumah-rumah sudah kita data dan akan segera kita bantu material dan kita perbaiki yang roboh. Untuk total masih terus kita data tetapi hingga sejauh ini ada diatas 30 rumah mulai dari rusak ringan dan berat," katanya saat meninjau warga terdampak bencana angin puting beliung, Senin (17/1/2022).


Edi menambahkan Pemkot Pontianak akan memberikan bantuan berupa material seperti seng dan lainnya karena memang sebagian besar struktur atap rumah warga menggunakan kayu. Selanjutnya untuk pekerjaannya dilakukan secara gotong royong oleh warga.


Ia mengungkapkan Kota Pontianak memang riskan akan terjadi bencana angin puting beliung. Sehingga warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat mendung dan angin kencang. Selain itu warga juga diminta untuk memperkuat atap rumahnya agar tidak roboh dan memakan korban. 


"Bencana tidak bisa di prediksi kapan dan dimananya, dimanapun ada kemungkinan terjadi akan tetapi kita melakukan mitigasi untuk menghadapi bencana," pungkasnya. 


Sumber : Prokopim












Untuk meningkatkan hubungan kerjasama antara Kodam XII/Tanjungpura dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Sulaiman Agusto menerima kunjungan balasan dari Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji, S.H. M.Hum di Ruang Koridor Gedung A Makodam XII/Tpr, Senin (17/1/2022).


Sebagai informasi pada bulan Oktober tahun yang lalu, Mayjen TNI Sulaiman Agusto telah berkunjung secara resmi ke Kantor Pemprov. Kalbar untuk melaksanakan silaturahmi dengan Gubernur setelah dirinya resmi menjabat sebagai Pangdam XII/Tpr.


Dalam pertemuan silaturahmi tersebut, Pangdam XII/Tpr menyambut dengan hangat kedatangan orang nomor satu di Kalimantan Barat ini.


Mayjen TNI Sulaiman Agusto berharap silaturahmi serta kerjasama antara Kodam XII/Tpr dengan Pemprov. Kalbar yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus ditingkatkan.


Pangdam menyampaikan bahwa Kodam XII/Tpr tetap komitmen untuk terus membantu program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemprov. Kalbar demi percepatan pembangunan di Kalbar.


Sedangkan Gubernur Kalbar mengucapkan terima kasih kepada Pangdam XII/Tpr serta jajaran yang telah banyak membantu Pemprov. Kalbar dalam mewujudkan program pembangunan. Terutama dalam program percepatan Desa Mandiri dan penanganan pandemi Covid-19.


Sumber : Pendam XII/Tpr



















Kantor Lurah Siantan Tengah Kecamatan Pontianak Utara resmi difungsikan. Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meresmikan gedung tersebut sekaligus membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan Siantan Tengah tahun anggaran 2023, Senin (17/1/2022).


Edi mengingatkan keberadaan gedung baru kantor Lurah Siantan Tengah harus berdampak pada peningkatan pelayanan bagi masyarakat. Gedung yang baru selesai pada akhir 2021 ini memiliki aula dan kantor yang cukup luas. Sehingga diharapkan dapat menunjang pelayanan pemerintahan kepada warga.


"Mudah-mudahan dengan kantor ini pelayanan pemerintahan di Kelurahan Siantan Tengah Kecamatan Pontianak Utara bisa semakin meningkat," ucap Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.


Ia memyebutkan untuk Kelurahan Siantan Tengah ada beberapa pembangunan yang menjadi prioritas sejak dahulu terutama dalam upaya peningkatan infrastruktur. Terlebih Kelurahan Siantan Tengah memiliki penduduk padat di Kecamatan Pontianak Utara. 

Selain itu di Kelurahan Siantan Tengah juga ada fasilitas publik seperti Terminal Siantan dan Pasar Puring. Menurutnya pemerintah Kota Pontianak secara bertahap akan terus berupaya meningkatkan infrastruktur yang ada di Kecamatan Pontianak Utara. Termasuk penataan bangunan liar untuk meningkatkan kualitas lingkungan


"Secara bertahap kita perbaiki dari jalan, gertak dan sistem drainase serta sanitasi. Selain itu masalah persampahan juga akan menjadi perhatian kita termasuk permasalahan kekumuhan," tutupnya. 


Sumber : Prokopim





Panitia Daerah atau Panda Pangkalan TNI AU Harry Hadisoemantri (Had) yang berada di perbatasan Indonesia - Malaysia melaksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani A dan B untuk 13 orang Calon Siswa (Casis) Tamtama Prajurit TNI AU Gelombang I tahun 2022 di Lapangan Gelora Ferdinand Liber Zonny Lanud Had, Kec. Sanggau Ledo, Kab. Bengkayang, Kalbar. Senin, (17/01/2022).


Sebelum tes kesamaptaan dimulai, para casis terlebih dahulu melaksanakan pemeriksaan tensi oleh personel Kesehatan Lanud Had serta melaksanakan pemanasan dan peregangan yang dipimpin oleh pratu Edi dan Serda Choirul.


Kasi Binjas Lanud Had  Letda kes Heru saat pelaksanaan tes mengungkapkan bahwa tes kesamaptaan yang harus dijalani Casis meliputi samapta A, lari selama 12 menit dan samapta B terdiri dari Pull Up, Push Up, Sit Up dan Shuttle Run.




“Kami menghimbau kepada seluruh Casis agar menunjukan kemampuan terbaiknya supaya bisa lolos ketahap seleksi berikutnya”, ujarnya.



Ditempat terpisah, Danlanud Had Letkol Pnb Firmandes Pasaribu, S.T., M. Han berpesan kepada seluruh casis untuk selalu memperhatikan faktor kesehatan, serta mengetahui Batasan kemampuan diri masing-masing dan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Karena masa pandemi saat ini belum dinyatakan berakhir.


Sumber : Penerangan Lanud Had











Dandim 1205/Sintang, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono bersama Forkopimda Kabupaten Sintang melakukan Apel Pengecekkan Kesiapan Sarpras dalam rangka antisipasi bencana tahun 2022, yang digelar di lapangan bola Makodim 1205/Sintang, Jl. Pembangunan, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Senin (17/01/2022).


Bertindak sebagai Inspektur Apel, Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak, SIK, SH, MIK yang diikuti oleh peserta apel dari Kodim 1205/Sintang, Polres Sintang, Satpol PP Sintang, Basarnas, Manggala Agni, BPBD Sintang, Damkar beserta unsur terkait lainnya.


Dalam sambutannya Kapolres Sintang menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan apel ini adalah untuk menghadirkan seluruh elemen masyarakat pemerintah dan dunia usaha dalam menghadapi bencana dan upaya pencegahan bencana baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan kemampuan kita semua dalam menghadapi bencana.


Ia juga berpesan terutama kepada seluruh jajaran badan penanggulangan bencana daerah Kabupaten peserta, instansi terkait dengan TNI-Polri agar terus melakukan Mitigasi bencana dengan cara melakukan sosialisasi dan pemberdayaan kepada masyarakat bahwa penanganan bencana ini adalah menjadi tanggung jawab bersama semua pihak tidak hanya pemerintah saja namun tanggung jawab ini ada di semua pihak baik dan mampu juga masyarakat.


Dalam pelaksanaan apel tersebut, juga dihadiri oleh Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno, M.Med.Ph, Sekda Kabupaten Sintang, Dra. Yosepha Hasna, M.Si, Ketua Pengadilan Negeri Sintang, Johanis Dairo Malo, SH, MH, Kepala Satpol PP, Martin Nandung, S.Sos, M.Si dan unsur Forkopimda lainnya.


Usai pelaksanaan apel pengecekkan kesiapan sarpras, Dandim Sintang bersama Forkopimda Kabupaten Sintang melaksanakan foto bersama.


Sumber : Pendim 1205/Stg










Copyright © 2013 TVRI Kalimantan Barat .